Rabu, 03 Maret 2021

Tata Surya

 TATA SURYA


Mengenal Sistem Tata Surya dan Nama-nama Planet 

Objek Pembentuk Tata Surya

Bintang

Sebagai salah satu benda langit yang paling terlihat jelas secara kasat mata, bintang memiliki kemampuan untuk memancarkan cahayanya sendiri. Apakah sahabat tahu bahwa matahari termasuk salah satu bintang karena bisa memancarkan cahaya sendiri.

Tak hanya itu, matahari juga memiliki massa terbesar daripada bintang lain di sistem tata surya. Oleh karena itu, matahari memiliki gravitasi yang berpengaruh pada benda langit lainnya. Semua benda langit beredar pada lintasan tertentu akibat gravitasi matahari.

Planet

Nah, planet adalah salah satu benda langit tempat tinggal kita. Planet memiliki massa dan gravitasi yang cukup untuk membentuk struktur bulat dengan lintasan orbit yang tidak dilalui oleh benda langit lainnya. Tadinya, jumlah planet dalam sistem tata surya ada sembilan sebelum Pluto tidak lagi dianggap sebagai planet karena orbitnya tidak bersih.

Namun, sembilan planet yang terdapat di dalam sistem tata surya ini juga dipelajari sebagai benda langit yang penting. Nanti karakteristik planet juga akan dibahas pada artikel ini, ya.

Satelit

Kalau selama ini benda langit yang populer dikenal bercahaya adalah bulan dan matahari, sudah tahukah bahwa bulan adalah satelit bumi? Ya, setiap planet memiliki satelit yang mengitarinya. Planet juga dibedakan menjadi satelit alami dan buatan. Nah, bulan adalah satelit alami yang dimiliki oleh Bumi dan memantulkan sinar dari matahari.

Semua satelit bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet yang diputarinya. Sementara itu, satelit juga berputar pada porosnya sendiri dan mengitari planet yang diiringinya.

Asteroid

Berbeda dengan benda-benda langit sebelumnya, asteroid merupakan benda berbatu kecil yang ukurannya juga lebih kecil daripada planet. Pada sistem tata surya, lintasan asteroid terletak di antara planet Mars dan Jupiter dan dikenal dengan sebutan sabuk asteroid. Asteroid juga disebut planet minor dan mengorbit pada matahari.

Komet

Nah, benda langit ini juga terdiri atas sejumlah partikel-partikel batuan, kristal, es, dan gas. Komet terdiri atas tiga bagian yaitu inti, koma, dan ekor. Karena itu, banyak orang yang menyebut komet sebagai bintang berekor. Hal ini disebabkan oleh bentuk komet yang bercahaya saat muncul di langit malam.

Meteoroid

Sebutan untuk benda langit ini mungkin paling sering tertukar dengan meteorit dan meteor. Namun, ketiga jenis benda langit ini sesungguhnya berbeda. Meteoroid adalah batuan kecil atau puing yang berada di dalam sistem tata surya. Ukuran meteoroid bahkan bisa sangat mikro seperti debu.

Planet di Sistem Tata Surya Beserta Karakteristiknya

Planet menjadi salah satu benda langit yang secara karakteristik memiliki ukuran cukup besar. Dengan karakteristiknya yang beragam, planet dipelajari sebagai ilmu pengetahuan umum.

Setiap planet memiliki kala rotasi dan revolusi yang berbeda-beda. Rotasi merupakan perputaran planet yang berputar pada porosnya masing-masing. Sementara itu, revolusi merupakan gerakan planet atau satelit yang berputar mengelilingi matahari. 

Merkurius

Planet Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari. Nama planet ini diambil dari nama utusan bangsa Romawi pada para dewa. Setelah Pluto tidak lagi dianggap sebagai planet di dalam sistem tata surya, Merkurius menjadi planet yang ukurannya paling kecil. Merkurius memiliki kala rotasi 59 hari dan kala revolusi 88 hari.

Venus

Venus merupakan benda langit yang bisa dilihat secara kasat mata dan sering dianggap seperti bulan. Planet ini memiliki sebutan bintang fajar atau bintang senja karena kemunculannya terlihat jelas sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam. Kala rotasi Venus adalah 243 hari dengan arah berlawanan dengan jarum jam.

Bumi

Nah, kalau planet satu ini adalah planet tempat tinggal manusia. Bumi memiliki kemampuan untuk mendaur ulang komposisi planetnya secara konstan dan dinamis. Bumi berotasi selama 24 jam yang menyebabkan perbedaan zona waktu, sedangkan kala revolusinya adalah 365 – 366 hari.

Mars

Planet Mars menjadi salah satu planet yang juga dianggap mampu menyokong kehidupan makhluk hidup. Hal ini dipicu oleh temuan air yang dilakukan oleh Lembaga Antariksa Amerika Serikat saat berada di planet Mars. Rotasi mars hanya 4,6 jam dengan kala revolusinya 687 hari.

Jupiter

Planet di urutan kelima ini juga cukup terkenal karena ukurannya paling besar dibandingkan dengan planet lainnya. Jika diibaratkan, Jupiter berukuran dua kali lebih besar dari kumpulan seluruh planet di dalam sistem tata surya. Kala rotasi Jupiter hanya sekitar 10 jam dengan kala revolusi 11 tahun 315 hari.

Saturnus

Sebagai planet terbesar kedua, Saturnus juga memiliki cincin yang mengitarinya. Sebagian besar komposisi planet Saturnus merupakan gas dan cairan dengan kerapatan rendah. Kala rotasinya 10 jam 20 menit, sedangkan kala revolusinya 29 tahun 5 bulan. Saturnus memiliki satelit alami yang dikenal sebagai satelit Titan.

Uranus

Uranus memiliki warna kebiru-biruan dan ditemukan oleh Wilhelm Herschell pada 1781. Planet ini memiliki kerapatan yang paling rendah kedua setelah planet Saturnus. Kala rotasi Uranus adalah 17 jam, sedangkan kala revolusinya 84 tahun.

Neptunus

 Planet kedelapan ini adalah planet terakhir yang berada di urutan sistem tata surya. Karakteristik Neptunus mirip dengan Uranus, terutama dari karakteristik warnanya. Karena itulah, kedua planet ini juga sering disebut sebagai planet kembar. Ukuran Neptunus 17 kali lebih besar dibandingkan planet Bumi. Kala rotasinya 16,1 jam dan kala revolusinya 164 tahun 9 bulan.







P I D A T O 

 


Pidato 
adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak untuk menyatakan selamat, menyambut kedatangan tamu, memperingati hari-hari besar tertentu, dan berbagai bentuk kegiatan lainnya. 

Pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum untuk menyampaikan sesuatu. Pidato umumnya dilakukan untuk menyatakan ucapan selamat, menyambut kedatangan tamu, memperingati hari-hari besar dan lain sebagainya .

Pidato bersifat dua arah, yaitu pembicara harus memperhatikan lawan bicaranya walaupun pembicara lebih banyak mendominasi pembicaraan. 
Lawan bicara harus mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan pembicara baik berupa kata-kata (verbal) atau bukan kata-kata (non verbal) sehingga apa yang disampaikan dapat diterima dipahami dengan sempurna.

Pidato biasanya disampaikan oleh pemimpin atau orang yang dianggap penting untuk memberikan arahan atau nasihat kepada para pendengarnya, karena fungsi dari pidato adalah untuk memberikan iinformasi, nasihat, motivasi, peringatan, dan pengetahuan. Agar pidato kita bisa diterima dengan baik oleh audien, ucapan atau kalimat harus disusun dengan baik dan rapi sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.

Tujuan Pidato 

Tujuan pidato antara lain :
1. Meyakinkan orang yang mendengarkan.
2. Mengajak para pendengar untuk melakukan sesuatu
3. Menyampaikan informasi
4. Membuat orang lain senang atau terhibur

Hal-hal yang dilakukan sebelum berpidato antara lain :
1. Menentukan topik bahasan
2. Menganalisis target pendengar
3. Mengumpulkan bahan atau materi pidato
4. Melatih intonasi pembacaan pidato

Teks pidato terdiri atas :
1. Pendahuluan, agar pendengar mengetahui apa yang akan dibicarakan.dalam pidato
2. Isi pidato berupa hal-hal penting yang disampaikan kepada pendengar
3. Penutup berisi penegasan tentang hal-hal yang telah disampaikan
4. Saran-saran atau himbauan untuk para pendengar.

Unsur-unsur yang perlu diperhatikan ketika menyusun teks pidato,diantaranya :
1. Ide mengenai tema pidato
2. Kerangka pidato, merupakan susunan bagian-bagian teks pidato yang dimulai dari pendahuluan, isi lalu penutup .
3. Tata Bahasa, harus digunakan bahasa jelas dalam berpidato agar hal yang disampaikan dapat dengan mudah dimengerti oleh pendengar. 
Kosakata baku bahasa Indonesia lebih baik digunakan daripada kosakata tidak baku atau bahasa daerah. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) juga hendaknya diperhatikan supaya tidak terjadi kesalahan pemaknaan oleh pendengar .

Jenis Pidato

  • Pidato pembukaan, merupakan pidato singkat yang dibawakan oleh pembawa acara atau MC.
  • Pidato pengarahan, merupakan pidato untuk memberi pengarahan pada suatu pertemuan. Biasanya pidato ini dilakukan oleh ketua RT, ketua RW, atau ketua panitia dalam acara rapat warga atau rapat panitia suatu kegiatan.
  • Pidato sambutan, merupakan pidato yang disampaikan oleh seorang ketua, baik ketua panitia ataupun pemimpin suatu masyarakat seperti ketua RT, RW, dan lain-lain. Kepada hadirin atau masyarakat pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang terbatas secara bergantian.
  • Pidato peresmian, merupakan pidato yang dilakukan oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu. Biasanya ini dilakukan oleh pejabat pemerintah atau tokoh masyarakat dalam peresmian bangunan, gedung, dan lain-lain.
  • Pidato laporan, merupakan pidato yang isinya menyampaikan llaporan atas suatu tugas atau kegiatan.
  • Pidato pertanggungjawaban adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggungjawaban seorang ketua atay pejabat kepada warga masyarakat atau orang yang telah memberikan amanatt dalam melaksanakan suatu kegiatan

Metode Berpidato

Membaca naskah

Metode ini merupakan metode dimana orang yang menyampaikan pidato membaca naskah pidato yang sudah disiapkan sebelumnya. Naskah tersebut disusun, kemudian dibaca lengkap dari awal sampai akhir pidato. Metode pidato ini biasa digunakan dalam menyampaikan pidato formal dan resmi, seperti pidato kenegaraan, sambutan pemerintah, atau laporan dari lembaga resmi.

Menghafal (Memoriter)

Metode ini tidak perlu membawa naskah atau teks lainnya karena penyampai pidato menghapal seluruh isi pidato. Naskah pidato juga dipersiapkan sebelumnya, tetapi tidak dibawa saat berhadapan dengan publik. Pidato dengan metode ini biasa digunakan di kalangan pelajar atau orator publik pemula. Di kalangan pelajar, pidato metode menghapal ditujukan untuk proses pembelajaran. Metode menghapal juga diterapkan dalam berbagai lomba pidato.[ Keunggulannya adalah lancar kalau benar-benar hafal, tidak ada yang salah kalau benar-benar hafal, dan mata pembicara dapat memandang pendengar. Kelemahannya adalah pembicara cenderung berbicara cepat tanpa penghayatan, tidak dapat menyesuaikan dengan situasi dan reaksi pendengar, dan kalau lupa pidatonya gagal total.

Spontan (Impromtu)

Impromptu adalah metode penyampaian pidato tanpa persiapan naskah, catatan kecil, atau menghapal sebelumnya. Penyampaiannya bersifat dadakan. Penyampai pidato langsung berbicara sesuai apa yang ia tahu dan terlintas di benaknya. Metode ini hanya bisa disampaikan oleh orang yang memiliki jam terbang tinggi sebagai orator. Ia terbiasa dan profesional dalam menyampaikan pikiran di hadapan publik.[8] Keunggulannya adalah sajian materi pidato terasa lebih segar dan menarik. Kelemahannya adalah pidato tidak lancar dan kacau bagi pembicara pemula dan kemungkinan gagal menyampaikan isi pidato dengan baik cukup besar.

Menjabarkan kerangka (Ekstemporan)

Menjabarkan Kerangka Pembicara menyiapkan pokok-pokok isi pidato kemudian menyusunnya dalam bentuk kerangka pidato. Selain itu, pembicara juga membuat catatan khusus yang diperlukan dalam berpidato. Dalam berpidato kerangka itu dikembangkan secara langsung dan catatan itu dilihat saat diperlukan. Berpidato dengan cara menjabarkan kerangka ini sangat dianjurkan karena sifatnya yang fleksibel. Pembicara dituntun oleh kerangka pidato yang telah dibuatnya. Dengan demikian, isi pidato dapat disampaikan secara runtut dan tak ada yang terlupakan. Sementara itu, pembicara bebas memandang pendengar untuk membina kontak batin. Pembicara juga bebas menyesuaikan pidatonya dengan situasi dan reaksi pendengar. Kalau kerangka dan catatan itu sudah dapat diingat, pembicara dapat tampil tanpa membawa secarik kertas. Hal ini tentu Iebih baik lagi karena pembicara bisa Iebih konsentrasi meningkatkan kualitas pidatonya agar Iebih menarik. Keunggulan metode pidato ini adalah pokok-pokok isi pidato tak ada yang terlupakan, penyampaian isi pidato runtut, kemungkinan salah kecil, dan komunikatif. Sedangkan Kelemahannya adalah tangan  kurang bebas bergerak karena memegang kertas  dan terkesan kurang siap karena sering melihat catatan.

Membuat Pidato

Bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam merancang teks pidato ialah :
1. Pembukaan 
    Bagian pembuka pidato diawali dengan ucapan salam pembuka. Salam pembuka misalnya : assalamualaikum, selamat pagi , salam sejahtera untuk kita semua, dan sebagainya. Lalu dilanjutkan dengan menyapa tamu-tamu penting sepertti dengan mengucapkan kalimat yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah, yang saya banggakan anak-anak kelas VI, dan lain-lain. Setelah itu mengucap syukur sebelum masuk ke bagian isi pidato .

2. Isi 
    Bagian isi pidato berisi gagasan atau informasi yang harus disampaikan kepada pendengar. Hendaknya ketika menyampaikan isi pidato menggunakan bahasa yang singkat dan jelas agar pendengar dapat dengan mudah memahami maksud dari pidato yang sedang disampaikan.

3. Penutup 
    Bagian ini merupakan bagian yang berisi kesimpulan pidato dan dilengkapi oleh kalimat salam seperti terima kasih, sampai jumpa, wassalamualaikum, dan sebagainya.

Cara-cara berpidato yang benar antara lain :
a. Mengetahui siapa saja yang akan menjadi pendengar pidato.
b. Menguasai isi pidato yang disampaikan.
c. Memiliki pengetahuan luas tentang isi pidato yang disampaikan.
d. Mengungkapkan gagasan dengan jelas.
e. Menggunakan lafal, intonasi, dan volume suara yang terdengar baik.
f. Membangun komunikasi dengan para pendengar (komunikasi)
g. Percaya diri saat tampil di depan umum.

Pidato dapat disampaikan menggunakan berbagai cara, yaitu :
  1. Impromtu = pidato yang dilakukan tanpa naskah dan tanpa persiapan sebelumnya.
  2. Memoriter = berpidato dengan cara menghafal naskah terlebih dahulu .
  3. Naskah = berpidato dengan cara membaca teks pidato ketika pidato berlangsung.
  4. Ekstemporan = pidato yang terlebih dahulu telah disiapkan poin-poin pentingnya saja.

Soal latihan :


Kerjakan soal-soal berikut dengan tepat dan benar !



Rabu, 06 Januari 2021

Pengolahan Data (Mean, Median, Modus)

 PENGOLAHAN DATA


A. MEAN (NILAI RATA-RATA)

Mean adalah nilai rata-rata dari seluruh data.  

Contoh :

Hasil nilai ulangan matematika 20 siswa kelas enam SD Mampang adalah sebagai berikut :

6    7    8    6    8    9    5    7    8    8    6    8    9    7    6    8    6    6    9    8

Berapakah rata-rata nilai dari 20 siswa tersebut ?

Untuk soal seperti ini, tinggal jumlahkan saja semua nilai kemudian dibagi 20

Jawab : 6+7+8+6+8+9+5+7+8+8+6+8+9+7+6+8+6+6+9+8 = 145

145 : 20 = 7,25

B. MEDIAN

Median adalah nilai tengah dari kumpulan data yang telah diurutkan dari ukuran yang terkecil.

Yang harus digaris bawahi di sini adalah ‘diurutkan’. Banyak siswa yang salah menjawab soal median karena lupa mengurutkan datanya dulu sebelum dicari nilai tengahnya.

Oleh sebab itu, kakak sarankan saat mengerjakan median. Teman-teman jangan lupa mengurutkan datanya terlebih dulu.

Setelah diurutkan ada dua ketentuan yang bisa teman-teman terapkan, yaitu:

  • Data ganjil

Jika jumlah datanya ganjil, maka mediannya adalah yang terletak paling tengah.

Misalnya, jumlah datanya adalah 13, maka urutkan dulu data tersebut dari yang terkecil. Kemudian mediannya terletak di data yang berada di urutan nomor 7 (data ke-7)

  • Data genap

Jika banyaknya data adalah genap, maka urutkan dulu datanya dari yang paling kecil. Kemudian cari nilai mediannya dengan mencari rata-rata dari dua data yang terletak paling tengah.

Misalnya, data berjumlah 12. Maka urutkan datanya terlebih dulu. Kemudian jumlahkan data ke-6 dan ke-7, lalu dibagi 2. Itulah nilai mediannya.

Contoh:

Diketahui sebuah data tunggal

2, 4, 6, 7, 7, 8, 9, 10. Berapakah mediannya?

Kita lihat bahwa data di atas sudah urut dari yang terkecil dan jumlah datanya adalah 8. Jadi, cara mencari mediannya adalah:

Rata-rata dari data ke-4 dan 5.

Yaitu =  (7 + 7) : 2 = 14 : 2 = 7

C. MODUS

Modus adalah nilai yang sering muncul dari sekumpulan data yang disajikan. Teman-teman tidak perlu mengurutkan datanya terlebih dulu saat mencari modus.

Cukup cari data yang paling sering muncul, paling banyak jumlah / frekuensinya.

Contoh:

Diketahui sebuah data tunggal

2, 4, 6, 7, 7, 8, 9, 10. Berapakah modusnya?

Modus dari data di atas adalah 7 sebab muncul 2 kali. Lebih banyak dibandingkan yang lain.

Soal Latihan :

Diketahui sebuah data:

Hasil ulangan matematika kelas 6 B adalah sebagai berikut :

7, 8, 9, 6, 6, 7, 8, 10, 9, 6, 8. 9, 7,6,7,8,8,9,6,7

Tentukan mean, median, modus serta buatkan tabel datanya !











Jumat, 20 November 2020

LINGKARAN

 LINGKARAN




Kompetensi Dasar 
3.4  Menjelaskan titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, temberemg. dan juring, apotema
4.4  Mengidentifikasi titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali  busur, tembereng, juring dan apotema

Tujuan Pembelajaran :
  1. Mampu memahami unsur-unsur lingkaran
  2. mampu menjelaskan unsur-unsur lingkaran
  3. mampu menghitung/mencari unsur-unsur lingkaran
  4. mampu mengidentifikasi masalah unsur-unsur lingkaran
  5. mampu menyelesaikan masalah-masalah unsur-unsur lingkaran

Lingkaran adalah sebuah bangun datar dimana semua titik pada lingkaran memiliki jarak tertentu yang sama dari titik pusat. 

Jarak antara titik manapun pada lingkaran dengan titik pusat disebut jari-jari.

Lingkaran juga memiliki sifat seperti berikut ini:

  • Mempunyai satu sisi
  • Tidak punya titik sudut
  • Lingkaran mempunyai simetri lipat yang tidak terbatas
  • Lingkaran mempunyai simetri putar yang tidak terbatas
  • Jarak dari titik pusat ke titik manapun pada lingkaran itu akan selalu sam

Menyanyikan lagu "Unsur-unsur Lingkaran "


Mengamati video pembelajaran :



Beberapa bagian-bagian lingkaran, yaitu:

  1. Titik pusat (P): merupakan titik tengah lingkaran, di mana jarak titik tersebut dengan titik manapun pada lingkaran selalu tetap.
  2. Jari-jari (R): merupakan garis lurus yang menghubungkan titik pusat dengan lingkaran.
  3. Tali busur (TB): merupakan garis lurus di dalam lingkaran yang memotong lingkaran pada dua titik yang berbeda.
  4. Busur (B): merupakan garis lengkung baik terbuka, maupun tertutup yang berimpit dengan lingkaran.
  5. Keliling lingkaran (K): merupakan busur terpanjang pada lingkaran.
  6. Diameter (D):merupakan tali busur terbesar yang panjangnya adalah dua kali dari jari-jarinya. Diameter ini membagi lingkaran sama luas.
  7. Apotema : merupakan garis terpendek antara tali busur dan pusat lingkaran.
  8. Juring (J): merupakan daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh busur dan dua buah jari-jari yang berada pada kedua ujungnya.
  9. Tembereng (T): merupakan daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh sebuah busur dengan tali busurnya.

LKPD 1


LKPD 2




Menghitung Luas Juring 


Menghitung Panjang Busur 


Hubungan antara Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring




Latihan Soal :

1. Dari gambar tersebut ,hitunglah panjang busur dan luas juring !
2. Pada gambar di bawah ini, panjang jari-jari OA adalah 20 cm. Berapakah panjang busur AB jika Ï€ = 3,14?. 

3. Jika diketahui diameter lingkaran 10 cm dan memiliki sudut 60°. Berapa luas daerah yang berada di dalam sudut?

Rumus Keliling Lingkaran dan Cara Menghitungnya

Keliling lingkaran merupakan jarak dari sebuah titik pada suatu lingkaran dalam satu putaran penuh dan kembali ke titik semula. Menghitung keliling lingkaran sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Untuk menghitung keliling dari lingkaran, ada dua cara yang bisa kamu gunakan. Jika diketahui jari-jari atau jika diketahui diameter.



Rumus keduanya adalah seperti ini:

Diketahui jari-jari:

K = 2 x π x r

Diketahui diameter:

K = π x d

Ï€ = 22/7 akan kita gunakan jika jari-jari (r) atau diameter (d) merupakan kelipatan 7 atau bisa dibagi 7

Ï€ = 3,14  akan kita gunakan jika jari-jari (r) atau diameter (d) bukan kelipatan 7 atau tidak bisa dibagi 7

Kini  lihat contoh soal ini:

1. Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Berapakah keliling lingkaran tersebut?

Solusi:

Keliling = Ï€ x 2 x jari-jari, maka 

K = 22/7 x 2 x 7 = 44 cm 

Menghitung Luas Lingkaran

Rumus Luas Lingkaran adalah L = Ï€ × r². Dengan L = Luas lingkaran, Ï€ = konstanta pi (3.14), dan r = jari-jari lingkaran.

Luas lingkaran adalah ukuran seberapa besar daerah yang berada di dalam sebuah lingkaran. Untuk menghitung sebuah lingkaran diperlukan konstanta Ï€ “phi”. Definisi dari phi sendiri adalah sebuah konstanta dari perbandingan keliling lingkaran K dengan diameter d yang bernilai 22/7 atau biasa dibulatkan menjadi 3,14.

Ï€ = K / d

Rumus luas lingkaran ditentukan oleh jari-jari yang dimiliki sebuah lingkaran dimana rumusnya adalah

L = Ï€ x r2


Keterangan :
K = keliling lingkaran
d = diameter
r = jari-jari
Ï€= phi (22/7 atau 3,14)

Contoh Soal 1

Diketahui sebuah lingkaran memiliki diameter 28 cm. Berapakah luas lingkaran tersebut?

Jawab:

d = 28 cm
r = d/2 = 14 cm

Luas lingkaran

L = Ï€ x r2 = 22/7 x 142 = 616 cm2




Kerjakan soal latihan berikut dengan tepat dan benar !

1. Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 21 cm. Keliling lingkaran tersebut adalah ....

2. Luas sebuah lingkaran yang memiliki diameter 140 cm adalah .... cm2

3. Luas lingkaran yang memiliki jari-jari 30 cm adalah ....&
nbsp; (phi = 3,14)

4. Keliling sebuah lingkaran adalah 220 cm. Panjang jari-jari lingkaran tersebut adalah ...

5. Jari-jari sebuah roda 35 cm. Roda tersebut berputar sebanyak 150 kali. Berapa meter panjang lintasan yang telah dilalui roda tersebut.

Selamat mencoba ..


Teks Eksplanasi

 Teks Eksplanasi


Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan sebab akibat suatu fenomena, baik itu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya. Teks eksplanasi berisi fakta yang dapat menjawab pertanyaan tentang “bagaimana” dan “mengapa” suatu fenomena terjadi.

Struktur teks eksplanasi

Teks eksplanasi tersusun atas suatu struktur yang memudahkan kita dalam memahami isi teks. Adapun struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut :

  1. Pernyataan umum

Bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang dan tinjauan umum topik yang dapat berupa definisi, klasifikasi, sejarah, dan asal usul. Bagian dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, dan bagaimana proses peristiwa alam terjadi.

  1. Deretan penjelas

Pada bagian ini berisi perincian proses atau sebab terjadinya suatu fenomena yang juga mencakup akibat dan dampak yang ditimbulkan.

  1. Interpretasi

Bagian ini berisi penafsiran penulis mengenai topik dengan perspektif tertentu yang lebih luas dan menyeluruh, serta menjelaskan korelasi peristiwa yang menyertainya.

  1. Simpulan

Pada bagian akhir teks terdapat tanggapan penulis dalam menyikapi fenomena berupa pernyataan reflektif yang bersifat umum.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Pembahasan dalam teks eksplanasi menggunakan konteks ilmiah melalui pemaparan sejarah, definisi, klasifikasi, dan kebiasaan. Informasi tersebut dapat berupa fakta-fakta empiris, data statistik, dan rangkaian peristiwa yang menjelaskan korelasi antaraspek dan antarperistiwa dalam teks.

Berikut ciri-ciri atau karakteristik teks eksplanasi yang dapat memudahkan kita untuk membedakan antara teks eksplanasi dengan teks lainnya.

  • Ilmiah

Fenomena yang dijelaskan dalam teks eksplanasi berdasarkan konteks ilmiah, yaitu berupa fakta, realita, teori, dan penelitian. Penjelasan tersebut dapat berupa sejarah, klasifikasi, atau definisi.

  • Logis

Penjelasan fenomena dalam teks eksplanasi bersifat logis dan teoretis.

  • Objektif

Penjelasan dalam teks dapat disertai argumen yang bersifat objektif dengan didukung teori yang relevan, sehingga dapat pula dijadikan rujukan yang valid.


Tujuan Teks Eksplanasi

Ada beberapa tujuan dari dibuatnya teks eksplanasi, yakni:

  1. Menjelaskan sebab dan akibat dari sebuah peristiwa yang terjadi di sekitar kita
  2. Menjelaskan fenomena alam atau kejadian yang terjadi.

Struktur Teks Eksplanasi

1. Penyataan umum

Struktur pertama yang ada di dalam teks eksplanasi adalah pernyataan umum. Bagian ini berisi tentang pernyataan umum dari topik yang akan dibahas. Topik ini akan dijelaskan secara runtut di bagian sebab akibat.

2. Urutan sebab akibat

Sebuah teks eksplanasi biasanya memiliki bagian yang cukup panjang. Bagian sebab akibat ini akan menjelaskan secara lengkap proses terjadinya sebuah peristiwa. Urutan sebab akibat ini juga akan dipaparkan secara urut, dari bagian yang paling awal hingga yang paling akhir.

3. Interpretasi

Yang dimaksud dengan interpretasi adalah bagian kesimpulan dari semua topik atau fakta yang sudah dibahas sebelumnya. Interpretasi harus ada dalam sebuah teks eksplanasi, karena menjadi pamungkas dari teks tersebut. Pembaca diharapkan bisa mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh penulis teks.

Menulis Teks Eksplanasi

Dalam membuat teks eksplanasi, kita dapat menggunakan dua pola pengembangan, yaitu pola pengembangan sebab akibat dan pola pengembangan proses. Berikut langkah-langkah menulis teks eksplanasi.

  1. Menentukan topik yang menarik

Tentukan fenomena alam, sosial, atau budaya yang ingin kamu sajikan. Misalnya proses terjadinya pasang surut air laut.

  1. Membuat rancangan kerangka/teks

Buatlah kerangka karangan berdasarkan struktur teks eksplanasi, yaitu identifikasi fenomena, penggambaran rangkaian kejadian, dan ulasan.

  1. Mengumpulkan referensi

Cantumkan fakta dan data yang kamu kumpulkan pada bagian penggambaran rangkaian kejadian.

  1. Mengembangkan teks

Kembangkan kerangka karangan hingga menjadi teks eksplanasi yang utuh.

  1. Menyunting teks

Periksa dan baca kembali teks yang telah kamu buat. Suntinglah jika ada ada kalimat yang tidak sesuai atau kesalahan dalam penulisan.

Contoh Teks Eksplanasi

Contoh Teks Eksplanasi 1 dan Pembahasan

Bacalah contoh teks eksplanasi berikut untuk memudahkanmu dalam memahami karakteristik teks eksplanasi.

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan bangunan bersejarah Buddha terbesar di Dunia. Candi Borobudur sudah dibangun jauh sebelum Angkor Wat di Kamboja dan katedral-katedral agung di Eropa. Candi ini dibangun pada tahun 824 M, yaitu masa Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Kini, Candi Borobudur menjadi tempat ziarah umat Buddha dari berbagai negara seperti China, India, Tibet, dan Kamboja.

Candi Borobudur berada di Jawa Tengah, di puncak bukit dengan pemandangan di sekitarnya berupa sawah-sawah yang subur dan bukit-bukit. Luas candi Borobudur adalah 123 x 123 m3 yang tersusun atas 1 stupa induk, 72 stupa terawang, dan 504 patung Buddha. Selain itu, ada pula 2672 panel relief yang jika disusun berjajar bisa mencapai 6 km.

Pada 1814, Sir Thomas Stamford Raffles menemukan Candi Borobudur dalam kondisi rusak. Ia mengusulkan agar candi tersebut dibersihkan dan dilakukan pemugaran. Proyek restorasi Borobudur pun dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910. Kemudian dengan bantuan UNESCO, restorasi kedua dilaksanakan pada bulan Agusutus 1913 sampai tahun 1983. Pada 1991, Borobudur ditetapkan sebagai warisan dunia. Keindahan dan kemegahan Candi Borobudur menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Candi Borobudur juga menjadi salah satu destinasi wajib jika berkunjung ke Yogyakarta.

Dapatkah kamu memahami dan mengidentifikasi isi teks tersebut? Mengapa teks tersebut termasuk ke dalam teks eksplanasi? Teks tersebut termasuk teks eksplanasi karena menjelaskan suatu peristiwa, yaitu terbentuknya Candi Borobudur. Berikut penjelasannya berdasarkan struktur dan ciri-ciri teks eksplanasi.

  • Struktur teks eksplanasi

Berdasarkan strukturnya, teks eksplanasi diawali dengan pernyataan umum. Pada teks tersebut, di awal paragraf dijelaskan secara umum mengenai Candi Borobudur.

“Candi Borobudur merupakan bangunan bersejarah Buddha terbesar di Dunia. Candi Borobudur sudah dibangun jauh sebelum Angkor Wat di Kamboja dan katedral-katedral agung di Eropa.”

Kemudian, teks dilanjutkan dengan deretan penjelas yang berisi perincian bentuk dan hal yang terjadi pada Candi Borobudur.

“Candi Borobudur berada di Jawa Tengah, di puncak bukit dengan pemandangan di sekitarnya berupa sawah-sawah yang subur dan bukit-bukit. Luas candi Borobudur adalah 123 x 123 m3 yang tersusun atas 1 stupa induk, 72 stupa terawang, dan 504 patung Buddha.”

“Pada 1814, Sir Thomas Stamford Raffles menemukan Candi Borobudur dalam kondisi rusak. Ia mengusulkan agar candi tersebut dibersihkan dan dilakukan pemugaran.”

Teks pun ditutup dengan bagian interpretasi/penafsiran dan simpulan dari pertanyaan utama, yaitu mengapa Candi Borobudur menjadi warisan dunia.

“Pada 1991, Borobudur ditetapkan sebagai warisan dunia. Keindahan dan kemegahan Candi Borobudur menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Candi Borobudur juga menjadi salah satu destinasi wajib jika berkunjung ke Yogyakarta.”

  • Ciri-ciri teks eksplanasi

Fenomena yang dijelaskan dalam teks tersebut berdasarkan konteks ilmiah, yaitu berupa fakta tentang terbentuknya suatu candi yang megah sejak ratusan tahun lalu. Teks tersebut juga bersifat logis atau masuk akal dan objektif dengan didukung teori yang relevan. Hal ini dibuktikan dengan adanya keterangan waktu dan tempat.

“Candi Borobudur berada di Jawa Tengah, di puncak bukit dengan pemandangan di sekitarnya berupa sawah-sawah yang subur dan bukit-bukit. Luas candi Borobudur adalah 123 x 123 m3 yang tersusun atas 1 stupa induk, 72 stupa terawang, dan 504 patung Buddha.”

“Proyek restorasi Borobudur pun dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910.”

Teks tersebut juga memaparkan suatu fenomena berdarkan fakta dengan tujuan menambah pengetahuan pembaca. Fenomena tersebut juga terjadi secara alami dan melalui jangka waktu yang panjang. Oleh sebab itu, teks tersebut tidak berusaha memengaruhi pembaca dan menjelaskan suatu proses yang alami.


SOAL LATIHAN 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

BAHASA INDONESIA KD 3.2

Nama : ______________________                                      Hari/Tgl.: __________________

A.    Berilah tanda ( X ) pada jawaban a, b, c atau d yang paling benar !

 

1.     Teks ekspalanasi terdiri dari . . . .

a.    Pembukaan, kesimpulan dan penutup

b.    Pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi

c.    Penjelasan, uraian dan kesimpulan

d.    Kesimpulan, keterangan penjelas dan tambahan

2.     Dalam teks eksplanasi paragraf pertama berisi tentang . . . .

a.    Pernyataan umum

b.    Persepsi penulis

c.    Kesimpulan

d.    Penjelas

3.      Berikut merupakan salah satu ciri teks eksplanasi adalah . . . .

a.    Isi teks bersifat imajinatif

b.    Informasi memuat khayalan

c.    Adanya Langkah-langkah atau prosedur

d.    Informasi memuat fakta dan kenyataan

4.     Tujuan teks eksplanasi adalah . . . .

a.    Memberikan penjelasan berupa tahapan, Langkah atau proses tentang suatu fenomena yang sedang terjadi

b.    Memberi gambaran mengenai tahapan dan Langkah dalam penyusunan suatu karya

c.    Memudahkan pembaca untuk memahami bacaan

d.    Mendeskripsikan hal-hal yang diamati

Bacalah teks berikut !

Si Paralel Penyelamat Jalan

Garret Augustus Morgan adalah penemu lampu lalu lintas pada tahun 1923, yang sekarang digunakan di berbagai negara di dunia. Lampu tersebut bermanfaat untuk mengatur lalu lintas dan menyelamatkan pengguna jalan dari kecelakaan. Morgan seorang warga Amerika berkulit hitam yang peduli dengan keselamatan orang lain. Ia terpanggil untuk menciptakan sistim lampu lalu lintas setelah menyaksikan seringnya terjadinya kecelakaan antara mobil dengan kereta kuda

5.      Topik masalah pada paragraf teks eksplanasi di atas adalah . . . .

a.    Penemu lampu lalu lintas yang banyak di pakai di berbagai negara saat ini

b.    Morgan seorang warga Amerika berkulit hitam yang peduli dengan keselamatan orang lain

c.    Lampu untuk mengatur lalu lintas dan menyelamatkan pengguna jalan dari kecelakaan

d.    Morgan menciptakan sistim lampu lalu lintas setelah menyaksikan seringnya terjadi kecelakaan antara mobil dengan kereta kuda.

 

Bacalah teks berikut !

Albert Einsten adalah fisikawan popular yang lahir tahun 1879 di Jerman. Einstein merupakan ilmuan yang menemukan teori relavitivitas. Pada saat sekolah, Einstein dikenal seorang pemalu. Banyak yang bilang ia menderita kelainan sarap otak sehingga sulit membaca. Keluarganya kuatir Einstein tidak dapat mengikuti pembelajaran, namun ia tidak menyerah.


6.      Pemilihan kata yang tepat untuk memperbaiki kata yang dicetak tebal adalah . . .

a.    Berbicara

b.    Menyatakan

c.    Mengatakan

d.    Mengungkapkan

7.      Kata tidak baku yang terdapat pada teks tersebut adalah . . . .

a.    Teori dan sarap

b.    Sarap dan kuatir

c.    Relativitas dan sarap

d.    Relativitas dan kuatir 

8.      Defisa negara ditentukan oleh export dan import barang.

    Penulisan yang tepat untuk kata defisa, export dan import adalah . . . .

a.    Devisa, ekspor, impor

b.    Devisa, eksport, import

c.    Defisa, ekspor, impor

d.    Defisa, eksport, import

9.   Dana beberapa miliar yang diterima harus dilaporkan penggunaannya secara kongkret, detail dan berkuitansi.

   Penulisan kata tidak baku pada kalimat di atas adalah . . . .

a.    Miliar

b.    Kongkret

c.    Detail

d.    kuitansi


1      Kalimat berikut ini yang menggunakan ejaan yang tepat adalah . . . .

a.    Sudah empat Minggu mutiara mencari anak kucing Persianya yang hilang

b.    Sudah empat Minggu mutiara mencari anak Kucing Persianya yang hilang

c.    Sudah empat minggu mutiara mencari anak Kucing Persianya yang hilang

d.    Sudah empat minggu Mutiara mencari anak kucing persianya yang hilang 

B.  

Is     Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar !

  1.   Teks eksplanasi adalah sebuah teks yang memuat informasi berdasarkan  . . .  dan . . .
  2.   Berdasarkan strukturnya teks eksplanasi dibagi menjadi tiga bagian. Bagian akhir dari sebuah teks eksplanasi adalah . . . .
  3.  Pada era gelobalisasi ini, kita dituntut mempunyai kreatifitas yang tinggi, dan mengikuti perkembangan tehnologi modern.  Perbaikan kata yang bercetak miring adalah . . . .
  4.  Setiap hari Jumat peserta didik mendapatkan pembelajaran praktik berbagai ketrampilan tangan. Kata tidak baku pada kalimat tersebut adalah . . . .
  5.  Perhatikan kalimat berikut ini !

a.    Budi menabung dengan tujuan ingin membeli mobil baru

b.    Bu Nani menyeduhkan teh hangat yang sangat manis sekali ke dalam cangkir kami

c.    Pemberian penghargaan dapat menstimulasi semangat berkarya pemuda

d.    Kurangnya apresiasi dapat mengakibatkan malasnya pemuda dalam berkarya.

Kalimat yang kurang efektif ditunjukkan kalimat . . . .

C.   Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !

  1.    . Tuliskan struktur teks eksplanasi !
  2.   . Tuliskan ciri-ciri dari kosakata baku !





Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu A . Begini cara Kerja Sistem Pe...