Jumat, 20 November 2020

LINGKARAN

 LINGKARAN




Kompetensi Dasar 
3.4  Menjelaskan titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, temberemg. dan juring, apotema
4.4  Mengidentifikasi titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali  busur, tembereng, juring dan apotema

Tujuan Pembelajaran :
  1. Mampu memahami unsur-unsur lingkaran
  2. mampu menjelaskan unsur-unsur lingkaran
  3. mampu menghitung/mencari unsur-unsur lingkaran
  4. mampu mengidentifikasi masalah unsur-unsur lingkaran
  5. mampu menyelesaikan masalah-masalah unsur-unsur lingkaran

Lingkaran adalah sebuah bangun datar dimana semua titik pada lingkaran memiliki jarak tertentu yang sama dari titik pusat. 

Jarak antara titik manapun pada lingkaran dengan titik pusat disebut jari-jari.

Lingkaran juga memiliki sifat seperti berikut ini:

  • Mempunyai satu sisi
  • Tidak punya titik sudut
  • Lingkaran mempunyai simetri lipat yang tidak terbatas
  • Lingkaran mempunyai simetri putar yang tidak terbatas
  • Jarak dari titik pusat ke titik manapun pada lingkaran itu akan selalu sam

Menyanyikan lagu "Unsur-unsur Lingkaran "


Mengamati video pembelajaran :



Beberapa bagian-bagian lingkaran, yaitu:

  1. Titik pusat (P): merupakan titik tengah lingkaran, di mana jarak titik tersebut dengan titik manapun pada lingkaran selalu tetap.
  2. Jari-jari (R): merupakan garis lurus yang menghubungkan titik pusat dengan lingkaran.
  3. Tali busur (TB): merupakan garis lurus di dalam lingkaran yang memotong lingkaran pada dua titik yang berbeda.
  4. Busur (B): merupakan garis lengkung baik terbuka, maupun tertutup yang berimpit dengan lingkaran.
  5. Keliling lingkaran (K): merupakan busur terpanjang pada lingkaran.
  6. Diameter (D):merupakan tali busur terbesar yang panjangnya adalah dua kali dari jari-jarinya. Diameter ini membagi lingkaran sama luas.
  7. Apotema : merupakan garis terpendek antara tali busur dan pusat lingkaran.
  8. Juring (J): merupakan daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh busur dan dua buah jari-jari yang berada pada kedua ujungnya.
  9. Tembereng (T): merupakan daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh sebuah busur dengan tali busurnya.

LKPD 1


LKPD 2




Menghitung Luas Juring 


Menghitung Panjang Busur 


Hubungan antara Sudut Pusat, Panjang Busur dan Luas Juring




Latihan Soal :

1. Dari gambar tersebut ,hitunglah panjang busur dan luas juring !
2. Pada gambar di bawah ini, panjang jari-jari OA adalah 20 cm. Berapakah panjang busur AB jika π = 3,14?. 

3. Jika diketahui diameter lingkaran 10 cm dan memiliki sudut 60°. Berapa luas daerah yang berada di dalam sudut?

Rumus Keliling Lingkaran dan Cara Menghitungnya

Keliling lingkaran merupakan jarak dari sebuah titik pada suatu lingkaran dalam satu putaran penuh dan kembali ke titik semula. Menghitung keliling lingkaran sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Untuk menghitung keliling dari lingkaran, ada dua cara yang bisa kamu gunakan. Jika diketahui jari-jari atau jika diketahui diameter.



Rumus keduanya adalah seperti ini:

Diketahui jari-jari:

K = 2 x π x r

Diketahui diameter:

K = π x d

π = 22/7 akan kita gunakan jika jari-jari (r) atau diameter (d) merupakan kelipatan 7 atau bisa dibagi 7

π = 3,14  akan kita gunakan jika jari-jari (r) atau diameter (d) bukan kelipatan 7 atau tidak bisa dibagi 7

Kini  lihat contoh soal ini:

1. Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Berapakah keliling lingkaran tersebut?

Solusi:

Keliling = π x 2 x jari-jari, maka 

K = 22/7 x 2 x 7 = 44 cm 

Menghitung Luas Lingkaran

Rumus Luas Lingkaran adalah L = π × r². Dengan L = Luas lingkaran, π = konstanta pi (3.14), dan r = jari-jari lingkaran.

Luas lingkaran adalah ukuran seberapa besar daerah yang berada di dalam sebuah lingkaran. Untuk menghitung sebuah lingkaran diperlukan konstanta π “phi”. Definisi dari phi sendiri adalah sebuah konstanta dari perbandingan keliling lingkaran K dengan diameter d yang bernilai 22/7 atau biasa dibulatkan menjadi 3,14.

π = K / d

Rumus luas lingkaran ditentukan oleh jari-jari yang dimiliki sebuah lingkaran dimana rumusnya adalah

L = π x r2


Keterangan :
K = keliling lingkaran
d = diameter
r = jari-jari
π= phi (22/7 atau 3,14)

Contoh Soal 1

Diketahui sebuah lingkaran memiliki diameter 28 cm. Berapakah luas lingkaran tersebut?

Jawab:

d = 28 cm
r = d/2 = 14 cm

Luas lingkaran

L = π x r2 = 22/7 x 142 = 616 cm2




Kerjakan soal latihan berikut dengan tepat dan benar !

1. Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 21 cm. Keliling lingkaran tersebut adalah ....

2. Luas sebuah lingkaran yang memiliki diameter 140 cm adalah .... cm2

3. Luas lingkaran yang memiliki jari-jari 30 cm adalah ....&
nbsp; (phi = 3,14)

4. Keliling sebuah lingkaran adalah 220 cm. Panjang jari-jari lingkaran tersebut adalah ...

5. Jari-jari sebuah roda 35 cm. Roda tersebut berputar sebanyak 150 kali. Berapa meter panjang lintasan yang telah dilalui roda tersebut.

Selamat mencoba ..


Teks Eksplanasi

 Teks Eksplanasi


Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan sebab akibat suatu fenomena, baik itu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya. Teks eksplanasi berisi fakta yang dapat menjawab pertanyaan tentang “bagaimana” dan “mengapa” suatu fenomena terjadi.

Struktur teks eksplanasi

Teks eksplanasi tersusun atas suatu struktur yang memudahkan kita dalam memahami isi teks. Adapun struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut :

  1. Pernyataan umum

Bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang dan tinjauan umum topik yang dapat berupa definisi, klasifikasi, sejarah, dan asal usul. Bagian dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, dan bagaimana proses peristiwa alam terjadi.

  1. Deretan penjelas

Pada bagian ini berisi perincian proses atau sebab terjadinya suatu fenomena yang juga mencakup akibat dan dampak yang ditimbulkan.

  1. Interpretasi

Bagian ini berisi penafsiran penulis mengenai topik dengan perspektif tertentu yang lebih luas dan menyeluruh, serta menjelaskan korelasi peristiwa yang menyertainya.

  1. Simpulan

Pada bagian akhir teks terdapat tanggapan penulis dalam menyikapi fenomena berupa pernyataan reflektif yang bersifat umum.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Pembahasan dalam teks eksplanasi menggunakan konteks ilmiah melalui pemaparan sejarah, definisi, klasifikasi, dan kebiasaan. Informasi tersebut dapat berupa fakta-fakta empiris, data statistik, dan rangkaian peristiwa yang menjelaskan korelasi antaraspek dan antarperistiwa dalam teks.

Berikut ciri-ciri atau karakteristik teks eksplanasi yang dapat memudahkan kita untuk membedakan antara teks eksplanasi dengan teks lainnya.

  • Ilmiah

Fenomena yang dijelaskan dalam teks eksplanasi berdasarkan konteks ilmiah, yaitu berupa fakta, realita, teori, dan penelitian. Penjelasan tersebut dapat berupa sejarah, klasifikasi, atau definisi.

  • Logis

Penjelasan fenomena dalam teks eksplanasi bersifat logis dan teoretis.

  • Objektif

Penjelasan dalam teks dapat disertai argumen yang bersifat objektif dengan didukung teori yang relevan, sehingga dapat pula dijadikan rujukan yang valid.


Tujuan Teks Eksplanasi

Ada beberapa tujuan dari dibuatnya teks eksplanasi, yakni:

  1. Menjelaskan sebab dan akibat dari sebuah peristiwa yang terjadi di sekitar kita
  2. Menjelaskan fenomena alam atau kejadian yang terjadi.

Struktur Teks Eksplanasi

1. Penyataan umum

Struktur pertama yang ada di dalam teks eksplanasi adalah pernyataan umum. Bagian ini berisi tentang pernyataan umum dari topik yang akan dibahas. Topik ini akan dijelaskan secara runtut di bagian sebab akibat.

2. Urutan sebab akibat

Sebuah teks eksplanasi biasanya memiliki bagian yang cukup panjang. Bagian sebab akibat ini akan menjelaskan secara lengkap proses terjadinya sebuah peristiwa. Urutan sebab akibat ini juga akan dipaparkan secara urut, dari bagian yang paling awal hingga yang paling akhir.

3. Interpretasi

Yang dimaksud dengan interpretasi adalah bagian kesimpulan dari semua topik atau fakta yang sudah dibahas sebelumnya. Interpretasi harus ada dalam sebuah teks eksplanasi, karena menjadi pamungkas dari teks tersebut. Pembaca diharapkan bisa mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh penulis teks.

Menulis Teks Eksplanasi

Dalam membuat teks eksplanasi, kita dapat menggunakan dua pola pengembangan, yaitu pola pengembangan sebab akibat dan pola pengembangan proses. Berikut langkah-langkah menulis teks eksplanasi.

  1. Menentukan topik yang menarik

Tentukan fenomena alam, sosial, atau budaya yang ingin kamu sajikan. Misalnya proses terjadinya pasang surut air laut.

  1. Membuat rancangan kerangka/teks

Buatlah kerangka karangan berdasarkan struktur teks eksplanasi, yaitu identifikasi fenomena, penggambaran rangkaian kejadian, dan ulasan.

  1. Mengumpulkan referensi

Cantumkan fakta dan data yang kamu kumpulkan pada bagian penggambaran rangkaian kejadian.

  1. Mengembangkan teks

Kembangkan kerangka karangan hingga menjadi teks eksplanasi yang utuh.

  1. Menyunting teks

Periksa dan baca kembali teks yang telah kamu buat. Suntinglah jika ada ada kalimat yang tidak sesuai atau kesalahan dalam penulisan.

Contoh Teks Eksplanasi

Contoh Teks Eksplanasi 1 dan Pembahasan

Bacalah contoh teks eksplanasi berikut untuk memudahkanmu dalam memahami karakteristik teks eksplanasi.

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan bangunan bersejarah Buddha terbesar di Dunia. Candi Borobudur sudah dibangun jauh sebelum Angkor Wat di Kamboja dan katedral-katedral agung di Eropa. Candi ini dibangun pada tahun 824 M, yaitu masa Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Kini, Candi Borobudur menjadi tempat ziarah umat Buddha dari berbagai negara seperti China, India, Tibet, dan Kamboja.

Candi Borobudur berada di Jawa Tengah, di puncak bukit dengan pemandangan di sekitarnya berupa sawah-sawah yang subur dan bukit-bukit. Luas candi Borobudur adalah 123 x 123 m3 yang tersusun atas 1 stupa induk, 72 stupa terawang, dan 504 patung Buddha. Selain itu, ada pula 2672 panel relief yang jika disusun berjajar bisa mencapai 6 km.

Pada 1814, Sir Thomas Stamford Raffles menemukan Candi Borobudur dalam kondisi rusak. Ia mengusulkan agar candi tersebut dibersihkan dan dilakukan pemugaran. Proyek restorasi Borobudur pun dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910. Kemudian dengan bantuan UNESCO, restorasi kedua dilaksanakan pada bulan Agusutus 1913 sampai tahun 1983. Pada 1991, Borobudur ditetapkan sebagai warisan dunia. Keindahan dan kemegahan Candi Borobudur menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Candi Borobudur juga menjadi salah satu destinasi wajib jika berkunjung ke Yogyakarta.

Dapatkah kamu memahami dan mengidentifikasi isi teks tersebut? Mengapa teks tersebut termasuk ke dalam teks eksplanasi? Teks tersebut termasuk teks eksplanasi karena menjelaskan suatu peristiwa, yaitu terbentuknya Candi Borobudur. Berikut penjelasannya berdasarkan struktur dan ciri-ciri teks eksplanasi.

  • Struktur teks eksplanasi

Berdasarkan strukturnya, teks eksplanasi diawali dengan pernyataan umum. Pada teks tersebut, di awal paragraf dijelaskan secara umum mengenai Candi Borobudur.

“Candi Borobudur merupakan bangunan bersejarah Buddha terbesar di Dunia. Candi Borobudur sudah dibangun jauh sebelum Angkor Wat di Kamboja dan katedral-katedral agung di Eropa.”

Kemudian, teks dilanjutkan dengan deretan penjelas yang berisi perincian bentuk dan hal yang terjadi pada Candi Borobudur.

“Candi Borobudur berada di Jawa Tengah, di puncak bukit dengan pemandangan di sekitarnya berupa sawah-sawah yang subur dan bukit-bukit. Luas candi Borobudur adalah 123 x 123 m3 yang tersusun atas 1 stupa induk, 72 stupa terawang, dan 504 patung Buddha.”

“Pada 1814, Sir Thomas Stamford Raffles menemukan Candi Borobudur dalam kondisi rusak. Ia mengusulkan agar candi tersebut dibersihkan dan dilakukan pemugaran.”

Teks pun ditutup dengan bagian interpretasi/penafsiran dan simpulan dari pertanyaan utama, yaitu mengapa Candi Borobudur menjadi warisan dunia.

“Pada 1991, Borobudur ditetapkan sebagai warisan dunia. Keindahan dan kemegahan Candi Borobudur menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Candi Borobudur juga menjadi salah satu destinasi wajib jika berkunjung ke Yogyakarta.”

  • Ciri-ciri teks eksplanasi

Fenomena yang dijelaskan dalam teks tersebut berdasarkan konteks ilmiah, yaitu berupa fakta tentang terbentuknya suatu candi yang megah sejak ratusan tahun lalu. Teks tersebut juga bersifat logis atau masuk akal dan objektif dengan didukung teori yang relevan. Hal ini dibuktikan dengan adanya keterangan waktu dan tempat.

“Candi Borobudur berada di Jawa Tengah, di puncak bukit dengan pemandangan di sekitarnya berupa sawah-sawah yang subur dan bukit-bukit. Luas candi Borobudur adalah 123 x 123 m3 yang tersusun atas 1 stupa induk, 72 stupa terawang, dan 504 patung Buddha.”

“Proyek restorasi Borobudur pun dimulai dari tahun 1905 sampai tahun 1910.”

Teks tersebut juga memaparkan suatu fenomena berdarkan fakta dengan tujuan menambah pengetahuan pembaca. Fenomena tersebut juga terjadi secara alami dan melalui jangka waktu yang panjang. Oleh sebab itu, teks tersebut tidak berusaha memengaruhi pembaca dan menjelaskan suatu proses yang alami.


SOAL LATIHAN 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

BAHASA INDONESIA KD 3.2

Nama : ______________________                                      Hari/Tgl.: __________________

A.    Berilah tanda ( X ) pada jawaban a, b, c atau d yang paling benar !

 

1.     Teks ekspalanasi terdiri dari . . . .

a.    Pembukaan, kesimpulan dan penutup

b.    Pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi

c.    Penjelasan, uraian dan kesimpulan

d.    Kesimpulan, keterangan penjelas dan tambahan

2.     Dalam teks eksplanasi paragraf pertama berisi tentang . . . .

a.    Pernyataan umum

b.    Persepsi penulis

c.    Kesimpulan

d.    Penjelas

3.      Berikut merupakan salah satu ciri teks eksplanasi adalah . . . .

a.    Isi teks bersifat imajinatif

b.    Informasi memuat khayalan

c.    Adanya Langkah-langkah atau prosedur

d.    Informasi memuat fakta dan kenyataan

4.     Tujuan teks eksplanasi adalah . . . .

a.    Memberikan penjelasan berupa tahapan, Langkah atau proses tentang suatu fenomena yang sedang terjadi

b.    Memberi gambaran mengenai tahapan dan Langkah dalam penyusunan suatu karya

c.    Memudahkan pembaca untuk memahami bacaan

d.    Mendeskripsikan hal-hal yang diamati

Bacalah teks berikut !

Si Paralel Penyelamat Jalan

Garret Augustus Morgan adalah penemu lampu lalu lintas pada tahun 1923, yang sekarang digunakan di berbagai negara di dunia. Lampu tersebut bermanfaat untuk mengatur lalu lintas dan menyelamatkan pengguna jalan dari kecelakaan. Morgan seorang warga Amerika berkulit hitam yang peduli dengan keselamatan orang lain. Ia terpanggil untuk menciptakan sistim lampu lalu lintas setelah menyaksikan seringnya terjadinya kecelakaan antara mobil dengan kereta kuda

5.      Topik masalah pada paragraf teks eksplanasi di atas adalah . . . .

a.    Penemu lampu lalu lintas yang banyak di pakai di berbagai negara saat ini

b.    Morgan seorang warga Amerika berkulit hitam yang peduli dengan keselamatan orang lain

c.    Lampu untuk mengatur lalu lintas dan menyelamatkan pengguna jalan dari kecelakaan

d.    Morgan menciptakan sistim lampu lalu lintas setelah menyaksikan seringnya terjadi kecelakaan antara mobil dengan kereta kuda.

 

Bacalah teks berikut !

Albert Einsten adalah fisikawan popular yang lahir tahun 1879 di Jerman. Einstein merupakan ilmuan yang menemukan teori relavitivitas. Pada saat sekolah, Einstein dikenal seorang pemalu. Banyak yang bilang ia menderita kelainan sarap otak sehingga sulit membaca. Keluarganya kuatir Einstein tidak dapat mengikuti pembelajaran, namun ia tidak menyerah.


6.      Pemilihan kata yang tepat untuk memperbaiki kata yang dicetak tebal adalah . . .

a.    Berbicara

b.    Menyatakan

c.    Mengatakan

d.    Mengungkapkan

7.      Kata tidak baku yang terdapat pada teks tersebut adalah . . . .

a.    Teori dan sarap

b.    Sarap dan kuatir

c.    Relativitas dan sarap

d.    Relativitas dan kuatir 

8.      Defisa negara ditentukan oleh export dan import barang.

    Penulisan yang tepat untuk kata defisa, export dan import adalah . . . .

a.    Devisa, ekspor, impor

b.    Devisa, eksport, import

c.    Defisa, ekspor, impor

d.    Defisa, eksport, import

9.   Dana beberapa miliar yang diterima harus dilaporkan penggunaannya secara kongkret, detail dan berkuitansi.

   Penulisan kata tidak baku pada kalimat di atas adalah . . . .

a.    Miliar

b.    Kongkret

c.    Detail

d.    kuitansi


1      Kalimat berikut ini yang menggunakan ejaan yang tepat adalah . . . .

a.    Sudah empat Minggu mutiara mencari anak kucing Persianya yang hilang

b.    Sudah empat Minggu mutiara mencari anak Kucing Persianya yang hilang

c.    Sudah empat minggu mutiara mencari anak Kucing Persianya yang hilang

d.    Sudah empat minggu Mutiara mencari anak kucing persianya yang hilang 

B.  

Is     Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar !

  1.   Teks eksplanasi adalah sebuah teks yang memuat informasi berdasarkan  . . .  dan . . .
  2.   Berdasarkan strukturnya teks eksplanasi dibagi menjadi tiga bagian. Bagian akhir dari sebuah teks eksplanasi adalah . . . .
  3.  Pada era gelobalisasi ini, kita dituntut mempunyai kreatifitas yang tinggi, dan mengikuti perkembangan tehnologi modern.  Perbaikan kata yang bercetak miring adalah . . . .
  4.  Setiap hari Jumat peserta didik mendapatkan pembelajaran praktik berbagai ketrampilan tangan. Kata tidak baku pada kalimat tersebut adalah . . . .
  5.  Perhatikan kalimat berikut ini !

a.    Budi menabung dengan tujuan ingin membeli mobil baru

b.    Bu Nani menyeduhkan teh hangat yang sangat manis sekali ke dalam cangkir kami

c.    Pemberian penghargaan dapat menstimulasi semangat berkarya pemuda

d.    Kurangnya apresiasi dapat mengakibatkan malasnya pemuda dalam berkarya.

Kalimat yang kurang efektif ditunjukkan kalimat . . . .

C.   Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !

  1.    . Tuliskan struktur teks eksplanasi !
  2.   . Tuliskan ciri-ciri dari kosakata baku !





Selasa, 07 April 2020

PESAWAT SEDERHANA

                                                      PESAWAT SEDERHANA



Pengertian Pesawat Sederhana

Pesawat sederhana adalah suatu alat bantu yang dapat membantu dan memudahkan pekerjaan manusia.
Pesawat sederhana dapat dibedakan menjadi beberapa macam antaralain, tuas/pengungkit, katrol, roda, dan bidang miring.
Keuntungan menggunakan pesawat sederhana ialah keuntungan mekanik. Perbandingan gaya beban dan gaya kuasa yang dapat mempermudah kerja manusia.

Jenis Pesawat Sederhana

1. Tuas / Pengungkit
Tuas/pengungkit ini memiliki fungsi untuk mengungkit, mencabut ataupun mengangkat suatu beban yang berat.
Dengan penggunaan pengungkit yang benar maka benda yang berat tersebut akan terasa lebih ringan.

Pesawat Sederhana Tuas Pengungkit
T = titik poros atau tumpu
A = titik kuasa
B = titik beban
F = gaya kuasa (N)
W = lengan kuasa (N)

Tuas memiliki beberapa jenis dilihat dari titik poros yang digunakan :
a. Tuas Jenis Pertama
Tuas jenis ini adalah tuas yang titik tumpunya berada di tengah atau diantaratitik beban dan tituk kuasa.
Contoh : pemotong kuku, gunting, jepitanjemuran, tang, jungkat  jungkit dan lainnya
 
b. Tuas Jenis Kedua
Tuas jenis ini memiliki poros yang diletakkan di salah satu ujungnya. Ssusunan dari tuas jenis kedua ialah titik poros, beban, baru kuasa.
Contoh : gerobak beroda satu, alat pemotong kertas, pembuka botol. Pemecah kemiri, dll

Rumus Tuas/pengungkit
W Lbeban = F Lkuasa

Rumus Keuntungan Mekanis Tuas
KM = W/f = Lkuasa/ Lbeban

c. Tuas Jenis Ketiga
Tuuas ini memiliki bentuk yang mirip dengan tuas jenis  dua dimana poros berada pada salahsatu ujungnya  yang membedakan ialah susunannya. Susunan tuas ini adalah potos, kuasa, dan beban.
Contoh : sekop, sendok, garpu, dll

2. Bidang Miring
Bidang miring merupakan jenis pesawat sederhana yang memanfaatkan alas yang berupa miring untuk memudahkan penggeseran benda atau mengangkat benda yang berat.
Pesawat Sederhana Bidang Miring
s : jarak lintasan (m)
F : gaya (N)
W : berat beban (N)
h : tinggi lintasan (m)
Keuntungan yang dihasilkan dari bidang miring ialah semakin landau bidang miring maka gaya yang diperlukan untuk memindahkan benda akan lebih ringan.
Semakin besar sudut kemiringannya berarti semakin besargaya yang diperlukan untuk memindahkan benda tersebut.


Rumus Keuntungan Mekanis Bidang Miring
KM = s/h
F = K = w/KM = w h/s
3. Katrol
Katrol merupakan roda berputar pada porosnya. Katrol juga memiliki  tali atau rantai sebagai penghubunga antar katrol maupun dengan beban.
Katrol sendiri dapat kita golongkan menjadi  tiga jenisantara lain:
Pesawat Sederhana Katrol
a. Katrol Tetap
Katrol tetap merupakan jeniskatrol yang posisinyatidak dapat berpindah pindah.
Contoh : katrol timbangan sumur, tiang bendera
b. Katrol Bebas
Katrol ini  memiliki konsep dapat bergerak dan salah satu ujung tali yang dipasang tetap.
Contoh : katrol pada flayingfox, katrol pada gondola
c. Katrol Majemuk
Katrol inimenggabungkan dari dua katrol sebelumnya. Dimana terdapat lebih darisatu katrol salah satunya dipasang tetap.
Contoh : katrol pada roda berporos.
Setelah kita mengerti definisi dan berbagai jeniskatrol beserta manfaatnya. Mari kita belajar mengaplikasikan prinsipkatrol tersebut pada persamaan matematis untuk menyelesaikan masalah di kehidupan sehari hari.

Rumus Katrol Tunggal
F = W
Rumus Katrol Bergerak
F = ½ W
Rumus Katrol Majemuk
F = W/jumlah katrol
Keterangan:
  • W = beban (N)
  • L = panjangan dari poros (m)
  • F = gaya kuasa (N)
  • K = kemiringan bidang (derajat)
  • h = tinggi bidang miring (m)
  • s = jarak bidang miring (m)

Kerjakan soal berikut !

1. Perhatikan bidang miring di bawah ini.
Contoh Soal Pesawat Sederhana
Jika gaya yang dignakan untuk menggesar benda tersebut adalah 50N, tentukan:
  1. Keuntungan mekanis.
  2. Berat beban
2.  Katrol yang tidak berubah posisinya saat memindahkan benda disebut katrol ...
3. Contoh penggunaan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari adalah ...
4. Contoh pengungkit jenis satu adalah ...
5. Contoh penggunaan roda berporos adalah ...






Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu A . Begini cara Kerja Sistem Pe...