Rabu, 02 Maret 2022

SISTEM PEREDARAN DARAH

 SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA


PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.

PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.

a. Peredaran darah besar.

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.


b, Peredaran darah kecil :

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.


 FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.

Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;

  • Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
  • Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
  • Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
  • Menjaga suhu tubuh,
  • Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.

 


ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.

Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.

A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.

Fungsi darah cukup  banyak diantaranya ;

  1. Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
  2. Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
  3. Berperan aktif melawan bakal penyakit,
  4. Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
  5. Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
  6. Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.

Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu  :

a. Plasma darah.
Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
  • Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
  • Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
  • Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel

b. Sel darah.
Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.


B, Jantung.
Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.


C, Pembuluh Darah.

Pembuluh darah itu gunanya untuk mengalirkan darah.  Pembuluh darah pada manusia terdiri dari 3 jenis: 1) pembuluh nadi (arteri), pembuluh darah balik (vena), dan pembuluh darah kapiler.

Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.

Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu 

  • . sistem distribusi yang terjadi pada arteri, 
  • . sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan 
  • . sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.

a, Arteri.
Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ;
– Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri
– Arteri, Percabangan dari aorta
– Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.


b, Vena.
Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ;
-Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan
-Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler
-Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.

c, Kapiler.
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.





Latihan Soal : 

1. Dari pernyataan ini, yang bukan fungsi darah adalah …. 
a. mengendalikan stabilitas suhu tubuh 
b. mengangkut bahan-bahan yang diperlukan oleh tubuh 
c. sebagai alat pertahanan tubuh untuk melawan infeksi 
d. meneruskan rangsangan dari otak.
e. mengangkut sampah sisa hasil metabolism 


2. Urutan peredaran darah besar yang benar adalah ... 
a. Jantung (bilik kiri) - seluruh tubuh - jantung ( bilik kanan kanan). 
b. Jantung(atrium kanan) - paru-paru - jantung (atrium kiri) 
c. Jantung (bilik kiri) - seluruh tubuh - jantung (serambi kanan) 
d. Jantung(atrium kiri) - paru-paru - jantung (atrium kanan) 
e. Paru-paru - jantung (atrium kanan) - seluruh tubuh


3. Di antara pembuluh darah berikut yang darahnya kaya oksigen adalah . . . 
a. Vena hati 
b. vena dari ginjal 
c. Vena paru paru. 
d. Vena dari usus 
e. Vena dari jantung 


4. Dalam sistem peredaran darah manusia dikenal adanya tiga pembuluh darah, yaitu arteri, vena, dan kapiler. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan vena adalah. . .
a. Mengangkut darah di mana kadar darah O2 tinggi 
b. Jalannya meninggalkan jantung 
c. Mengangkut darah di mana kadar darah CO2 tinggi 
d. Jalannya menuju jantung 
e. Mengangkut darah di mana kadar darah CO2 tinggi Jalannya menuju jantung. 


5. Pernyataan di bawah ini adalah fungsi sistem sirkulasi pada manusia, kecuali . . . . 
a. Mengangkut zat nutrisi ke seluru jaringan tubuh 
b. Menghantarkan rangsang ke organ organ tubuh. 
c. Mengatur suhu tubuh 
d. Mengangkut sisa sisa metabolisme ke alat pengeluaran 
e. Mengedarkan oksigen ke keseluruh jaringan tubuh 


6. Di dalam jantung terdapat beberapa katup atau sekat yang membatasi ruang ruang jantung. Katup semilunaris terdapat antara. . . 
a. Bilik kiri dengan aorta. 
b. Serambi kanan dan bilik kanan 
c. Bilik lkanan dan nadi paru paru 
d. Serambi kiri dan bilik kiri 


7. Darah yang mengandung karbondioksida terdapat pada jantung bagian.........
a. Serambi kiri 
b. Bilik kiri 
c. Serambi tengah 
d. Serambi kanan. 
e. Arteri 


8. Darah yang kaya akan oksigen terdapat pada jantung bagian .... 
a. Bilik kiri. 
b. Aorta 
c. Bilik tengah 
d. Bilik kanan 
e. Serambi kanan 


9. Darah yang mengandung CO2 paling banyak terdapat pada . . . 
a. Vena pulmonalis 
b. Ventrikel 
c. Atrium kiri 
d. Arteri pulmonalis. 
e. Arteri koroner 


10. Setelah mengalami proses pencernaan, sari makanan siap untuk diserap dan dibawa ke seluruh tubuh oleh darah. Bagian darah yang berperan dalam pengangkutan adalah …. 
a. Plasma 
b. Eritrosit. 
c. Leukosit 
d. Trombosit 
e. limfosit 





Selasa, 01 Maret 2022

EKOSISTEM

 EKOSISTEM



    Ekosistem adalah sebuah sistem ekologi yang dibentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya. Ekosistem juga dapat dimaknai sebagai tatanan kesatuan utuh dan menyeluruh yang terjadi antara unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Komponen ekosistem terdiri atas yaitu komponen biotik dan abiotik.

Komponen Biotik yaitu komponen makhluk hidup, sedangkan komponen abiotek adalah merupakan komponen ekosistem yang terdiri atas benda mati. Namun demikian komponen ini sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan sistem ekologi.

A. Komponen Biotik

1.  Produsen adalah organisme yang dapat membuat senyawa organik dari bahan anorganik untuk dijadikan sebagai makanan. Organisme yang masuk dalam kelompok produsen dapat membuat makanan untuk dirinya sendiri dan makhluk hidup lain.

Contohnya ; tumbuhan, ganggang hijau biru, bakteri, dan organisme lain yang memiliki klorofil.

2. Konsumen 

Yaitu Kelompok yang tidak dapat menghasilkan makanan sendiri dan membutuhkan peran produsen.

Contoh konsumen berdasarkan jenis makanannya, konsumen dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama, karnivora atau pemakan daging. Kedua, herbivora atau pemakan tumbuhan. Ketiga, omnivora atau pemakan segala (daging dan tumbuhan).

3. Pengurai 

Pengurai adalah organisme yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan sampah atau sisa makhluk hidup lain yang telah mati. Pengurai dapat juga berperan untuk menghubungkan konsumen dengan produsen.

Zat yang diambil konsumen dari produsen, akan dikembalikan lagi ke produsen dengan bantuan pengurai melalui proses pembusukan. Proses tersebut akan menghasilkan zat anorganik sederhana, yang diperlukan produsen untuk membuat makanan. Pengurai memiliki ciri, ukuran tubuh yang kecil.  Contohnya jamur dan bakteri.

B. Komponen Abiotik

Komponen abiotik yaitu benda-benda tidak hidup yang ada di dalam suatu ekosistem. Abiotik dalam ekosistem meliputi  tanah, air, matahari, udara, dan energi.


Ada tiga jenis ekosistem, yaitu ekositem air (akuatik), ekosisten darat, dan ekosistem buatan.

1. Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem air terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang berada di dalam air. Berikut beberapa macam ekosistem air berdasarkan jenis airnya.

a. Ekosistem Air tawar

Ekosistem air tawar memiliki suhu yang tidak panas, intensitas cahaya matahari kurang, dan dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.
Jenis tumbuhan yang hidup di ekosistem air ini adalah ganggang, tumbuhan biji, dan hewan seperti filum.

b. Ekosistem Air Laut
Ekosistem air laut memiliki kadar garam yang tinggi hingga mencapai 55% di daerah laut tropik.
Perbedaan suhu di atas dan di bawah permukaan air laut disebut termoklin.
Termoklin adalah batas antar kedua permukaan dengan suhu yang berbeda atau bahkan berlainan.

c. Ekosistem Air Muara
Ekosistem air muara merupakan tempat bersatunya air sungai dan air laut.
Air muara biasanya dibatasi oleh lempengan lumput yang luas atau rawa garam.
Ekosistem ini memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi.
Biasanya, hewan yang tinggal di ekosistem ini adalah ganggang, fitoplankton, berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan.

d. Ekosistem Pantai
Ekosistem pantai adalah tempat yang tepat untuk berbagai jenis tumbuhan yang hidup di pasir
Tumbuhan ini hidup dengan menjalar dan berdaun tebal.

e. Ekosistem Sungai

Ekosistem air sungai memiliki suhu yang dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan.

Aliran air dan gelombang di dalam air memberikan oksigen pada air.

Komponen biotik atau hewan yang hidup di ekosistem ini seperti ikan kucing, gurame, kura-kura, ular, dan buaya.


f. Ekosistem Terumbu Karang

Ekosistem terumbu karang terdiri dari coral yang berada dekat pantai.

Hewan-hewan yang hidup di ekosistem karang adalah pemakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain.

Seperti berbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang.

Adapula herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karnivora.


g. Ekosistem laut dalam

Ekosistem laut dalam memiliki kedalaman lebih dari 6.000m.

Di dalam ekosistem ini biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya.

Ada pula komponen biotik organisme autotrof seperti bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu.


h. Ekosistem lamun

Lamun atau sea grass adalah kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut.

Tumbuh‑tumbuhan ini hidup di area perairan pantai yang dangkal.

Komponen biotik ini mempunyai tunas berdaun tegak dan tangkai‑tangkai merayap untuk berkembangbiak.

Lamun dapat berbunga, berbuah dan meng­hasilkan biji.

Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat‑zat hara.


2. Ekosistem Terestrial (Darat)

Ekosistem darat terdiri dari beberapa habitat berdasarkan zona dengan temperatur dan curah hujan yang digunakan komponen biotik untuk keberlangsungan hidup.

a. Tundra

Ekosistem ini berada di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. 

b. Karst (batu gamping/gua)

Ekosistem ini memiliki tanah yang kurang subur untuk pertanian, sensitif terhadap erosi, mudah longsor, memiliki aerasi yang rendah, dan didominasi oleh pori-pori mikro. 

c. Hutan Hujan Tropis

Ekosistem ini terdapat di daerah subtropik.

Tumbuhan di ekosistem ini berdaun lebat yang membentuk kanopi dan memiliki cabang yang tinggi.

Daerah ini mendapat sinar matahari dengan variasi pancaran sinar matahari dan memiliki kelembapan tinggi.

Suhu ekosistem ini sepanjang hari sekitar 25 °C.

d. Hutan Gugur

Ekosistem hutan gugur memiliki empat musim.

Ciri-ciri ekosistem ini adalah memiliki curah hujan merata sepanjang tahun.

Ada 10-20 jenis pohon dan tumbuh tidak terlalu rapat.

e. Taiga

Ekosistem Taiga berada di belahan Bumi sebelah utara dan pegunungan daerah tropik.

Ciri-ciri ekosistem ini adalah suhu yang rendah di musim dingin.

Biasanya taiga tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya.

f. Sabana

Sabana merupakan ekosistem darah yang terdapat di daerah tropik.

Wilayah ini memiliki curah hujan 40 – 60 inci per tahun, namun temperatur dan kelembaban masih tergantung musim.

g. Padang Rumput

Ekosistem padang rumput berada di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik.

Ciri-ciri ekosistem padang rumput adalah memiliki curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun.

Pada ekosistem ini, hujan turun tidak teratur, memiliki daya peresapan air yang tinggi, dan drainase (aliran air) cepat.

3. Ekosistem Buatan

a. Bendungan

b. Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus

c. Agroekosistem berupa sawah tadah hujan

d. Sawah irigasi

e. Perkebunan sawit

f. Pemukiman seperti kota dan desa



Latihan Soal :

  1. Komponen penyusun ekosistem adalah …
    A. produsen, air, dan tanah
    B. produsen, konsumen, dan pengurai
    C. lingkungan biotik dan abiotik
    D. bioma dan biota
  2. Ekosistem merupakan …
    A. kumpulan makhluk hidup sejenis
    B. kumpulan berbagai makhluk hidup berbeda jenis
    C. satu jenis makhluk hidup
    D. kesatuan makhluk hidup dengan lingkungan
  3. Pada sebuah habitat terdapat …
    A. berbagai jenis makhluk hidup
    B. sekelompok makhluk hidup
    C. sejumlah makhluk hidup
    D. satu jenis makhluk hidup
  4. Makhluk hidup yang tidak termasuk ekosistem air tawar adalah …
    A. siput
    B. tanaman eceng gondok
    C. ikan pari
    D. ikan lele
  5. Makhluk hidup yang tidak termasuk ekosistem hutan adalah …
    A. harimau
    B. ular
    C. padi
    D. pohon jati
  6. Dalam sebuah populasi terdapat …
    A. beraneka ragam tumbuhan
    B. berbagai jenis makhluk hidup
    C. makhluk hidup sejenis
    D. hewan sejenis
  7. Padi, tikus, siput, ular dan air termasuk ke dalam ekosistem …
    A. ladang
    B. sawah
    C. hutan
    D. sungai
  8. Musnahnya burung dalam suatu ekosistem, akan meningkatkan populasi …
    A. padi
    B. ayam
    C. elang
    D. serangga
  9. Berkembangnya populasi ular pada suatu ekosistem disebabkan oleh …
    A. masyarakat tidak menanam padi
    B. tersedianya tempat yang aman bagi ular
    C. berkurangnya populasi elang sebagai pemangsa
    D. cadangan makanan ular cukup
  10. Gajah banyak diburu manusia untuk diambil …
    A. gadingnya
    B. dagingnya
    C. belalainya
    D. kulitnya
  11. Perburuan liar dapat mengakibatkan …
    A. terjaganya keanekaragaman hayati
    B. punahnya makhluk hidup yang diburu
    C. terjaganya keseimbangan lingkungan
    D. lestarinya makhluk hidup
  12. Penyebab kelangkaan makhluk hidup akibat perbuatan manusia adalah …
    A. banjir
    B. pembukaan perkebunan
    C. kemarau panjang
    D. gempa bumi
  13. Banjir dapat disebabkan oleh …
    A. pengerukan sungai yang sudah dangkal
    B. penghijauan
    C. pembuangan sampah pada tempatnya
    D. penebangan secara besar-besaran
  14. Di lingkungan, masih banyak masyarakat yang membuang sisa detergen cuci ke sungai, hal ini menyebabkan insang ikan akan bergerak secara …
    A. tidak menggerakannya
    B. norma
    C. lebih cepat
    D. lebih lambat
  15. Penangkapan ikan di laut dengan menggunakan bahan peledak dapat menimbulkan rusaknya …
    A. pesisir pantai
    B. terumbu karang
    C. tanaman pantai
    D. air laut


Sumber :

Tribunnews.com dengan judul Materi Sekolah: Pengertian Ekosistem, Komponen Ekosistem, dan Jenis Ekosistem, https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/09/17/materi-sekolah-pengertian-ekosistem-komponen-ekosistem-dan-jenis-ekosistem?page=4.

Penulis: Yunita Rahmayanti



Senin, 28 Februari 2022

Titik Koordinat

 TITIK KOORDINAT

Pengertian 

    Titik koordinat adalah gabungan dari koordinat x dan y dan dilambangkan dengan (x,y). Dilansir dari Cuemath, koordinat x suatu titik adalah jarak tegak lurus dari sumbu y dan koordinat y suatu titik adalah jarak tegak lurusnya dari sumbu x.

Sistem Koordinat Kartesius

    Sistem koordinat kartesius digunakan untuk menentukan posisi atau letak dari sebuah titik pada suatu bidang datar. Posisi titik tersebut ditentukan oleh dua buah garis yang ditarik secara vertikal (tegak lurus) dan horizontal (mendatar) yang berpusat pada sebuah titik pusat koordinat (0) dan merupakan perpotongan antara keduanya.

    Garis horizontal pada bidang kartesius disebut sebagai sumbu x (absis), sedangkan garis vertikal dinamakan sumbu y (ordinat). Sumbu x yang berada di kanan titik 0 bernilai positif (x positif), sedangkan sumbu x yang berada di kiri titik 0 bernilai negatif (x negatif).

    Sementara itu, sumbu y yang berada di atas titik 0 bernilai posisit (y positif) dan sumbu y yang berada di bawah titik 0 bernilai negatif (y negatif). Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut ini:


Sistem Koordinat Kartesius

Penjelasan dari gambar di atas adalah sebagai berikut:

  • Sumbu x merupakan sumbu mendatar yang disebut absis
  • Sumbu y merupakan sumbu tegak lurus yang disebut ordinat
  • Titik 0 merupakan titik pusat koordinat atau titik awal
  • Kuadran I merupakan tempat x negatif dan y positif (-x, y)
  • Kuadran II merupakan tempat x posisif dan y posisif (x, y)
  • Kuadran III merupakan tempat x negatif dan y negatif (-x, -y)
  • Kuadran IV merupakan tempat x positif dan y negatif (x, -y)
Cara Membaca Titik Koordinat Kartesius


    Bidang koordinat tersebut adalah sebagai bidang koordinat kartesius yang digunakan untuk membaca posisi atau letak dari suatu titik yang dinyatakan dalam pasangan angka pada sumbu x dan sumbu y.

  • Mulailah membaca dari pusat koordinat (titik 0)
  • Kemudian perhatikan angka yang ada pada sumbu x
  • Setelah itu barulah melihat angka yang ada pada sumbu y
  • Menuliskan pasangan angka dengan (x,y)

Sebagai contoh, dari gambar di atas kita dapat membaca pasangan angka untuk titik A, B, C, dan D sebagai berikut:

Letak koordinat titik A = A (-3,5)
Letak koordinat titik B = B (3,1)
Letak koordinat titik C = C (4,-4)
Letak koordinat titik D = D (-4,-2)



Latihan Soal :

1. Tentukan posisi atau letak titik koordinat pada bidang kartesius titik-titik koordinat di bawah ini dan sebutkan pola bangun apakah yang terbentuk!
Koordinat titik P (-4,2)
Koordinat titik Q (5,2)
Koordinat titik R (3,-3)
Koordinat titik S (-6,-3)

Perhatikan gambar berikut !


 2. Pilihan Koordinat titik A adalah ....

a. (6,-2)   

b. (6,3)    

c. (3,6)  

d. (-3,6)


3.  Pilihan Koordinat titik C adalah .....

a. (2,5)   

b. (5,2)    

c. (-2,-5)  

d. (-5,-2)


4. Pilihan Kooordinat titik F yaitu ....

a. (-4,-5)   

b. (4,-5)    

c. (2,-6)  

d. (-3,1)


5. Titik yang terletak pada koordinat (2,-6) ialah ....

a.Titik A   

b. Titik B    

c. Titik D  

d. Titik E


6. Titik yang terletak pada koordinat (-3,1) yaitu ....

a. Titik F   

b. Titik E    

c. Titik G  

d. Titik H


7. Titik yang terletak pada garis X = 5 yaitu ....

a. Titik A dan B  

b. Titik C dan D  

c. Titik E dan F 

d. Titik G dan H


8. Titik yang terletak pada garis Y = 3 yaitu ....

a. Titik A dan H  

b. B dan C    

c. B dan H  

d. F dan B


9 . Titik A dan titik G sama-sama menempati ....

a. Y = 4   

b. X = 3    

c. Y = -3  

d. X = -3

10.  Titik D terletak pada titik koordinat ....



Sabtu, 03 Juli 2021

BILANGAN BULAT

 BILANGAN BULAT 



A. Mengenal Bilangan Bulat

    Bilangan Bulat terdiri atas bilangan asli, nol , dan lawannya. Bilangan asli dimulai dari 1,2,3,4,5, .... sehingga seluruh bilangan asli merupakan bagian dari bilangan bulat. Lawan dari bilangan asli adalah bilangan bulat negatiff. 

B. Bilangan Bulat Negatif

a. Bilangan bulat negatif digunakan untuk menyatakan suhu udara di bawah 0 derajat.

    Contoh : Suhu udara di puncak pegunungan 6 derajat celcius dibawah 0 derajat, Suhu udara di puncak pegunungan tersebut dapat ditulis -6 derajat C.

b. Bilangan bulat negatif digunakan untuk menyakan kedalaman suatu tempat di bawah permukaan laut.

    Contoh : Terumbu karang yang indah ditemukan di kedalaman 20 m dibawah permukaan laut. Dapat ditulis -20 m

C. Penulisan Bilangan Bulat

____-3______-2_______-1_______0_____1______2_______3__

Bilangan Negatif                                      Bilangan Positif

Bilangan bulat positif terletak di kanan bilangan nol, ssedangkan bilangan bulat negatif di sebelah kiri bilangan 0.

Bilangan yang ada di sebelah kanan 0 merupakan lawan dari bilangan yang ada di sebelah kiri 0, jika jarak kedua bilangan dari titik nol sama. Contoh :

  1. Lawan bilangan dari 1 adalah - 1
  2. Lawan bilangan dari 3 adalah - 3
  3. Lawan bilangan dari 9 adalah - 9

-1 > -2, -2 > -3, -3 > -4, dan seterusnya, maka semakin ke kiri, nilai bilangan semakin kecil .

Semakin ke kanan , nilainya semakin besar.

Semakin ke kiri, nilainya semakin kecil.

Untuk membaca bilangan bulat negatif diawali dengan kata "negatif" di depan bilangan dan ditulis dengan tanda (-) Contoh :

  • Bilangan - 1 dibaca negatif satu
  • Bilangan - 3 dibaca negatif tiga
  • Bilangan - 8 dibaca negatif delapan 
D. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat

    Bilangan bulat yang berada di sebelah kanan memiliki nilai yang lebih besar dari semua bilangan bulat yang ada di sebelah kiri. Artinya, semakin ke kanan, nilai bilangan akan semakin besar.

__________________________________________________
-7    -6    -5    -4    -3    -2    -1    0    1    2    3    4    5    6    7

Bilangan -3 terletak di sebelah kiri 2. Jadi, -3 lebih kecil dari 2. Ditulis -3 < 2
Bilangan - 2 terletak di sebelah kanan -4 , jadi  -2 lebih besar dari -4 . Ditulis  -2 > -4

E. Operasi hitung bilangan bulat

Dalam operasi hitung bilangan bulat, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Operasi hitung pada bilang bulat diantaranya :

  • Penjumlahan 

Penjumlahan bilangan bulat dengan tanda atau jenis yang sama maka hasilnya sama seperti jenis bilangan yang ditambahkan. 

Jika bilangan cacah ditambah bilangan cacah maka hasilnya juga bilangan cacah. Sedangkan bilangan negatif ditambah negatif hasilnya akan bilangan negatif. 

Contoh:
2 + 2 = 4
-2 + -2 = -4

ngurangan dan jenisnya ditentukan dengan jenis bilangan yang paling besar. 

Jika bilangan yang lebih besar adalah negatif maka hasil pengurangannya akan negatif. Sebaliknya jika bilangan yang besar adalah bilangan cacah maka hasil pengurangannya adalah bilangan cacah. 

Contoh:
- 6 + 4 = -2
10 + (-5) = 5

  • Pengurangan

Pengurangan bilangan bulat dengan jenis yang sama bisa dijabarkan dengan contoh sebagai berikut:

3 - 2 = 1
-3 - (-3) = - 3 + 3 = 0

Untuk pengurangan dengan jenis yang berbeda contohnya adalah:

4 - (-5) = 4 + 5 = 9
-10 - 5 = -15

  • Perkalian

Dalam perkalian bilangan cacah atau positif dengan bilangan positif hasilnya adalah bilangan positif. 

Bilangan negatif dikali dengan bilangan negatif hasilnya bilangan positif. Sedangkan bilangan positif dikali dengan bilangan negatif hasilnya akan negatif.

Contoh: 
5 x 5 = 25
(-6) x -2 = 12
(-10) x 6 = - 60

  • Pembagian 

Seperti perkalian, operasi hitung pembagian bilangan bulat juga menerapkan konsep yang mirip. 

Bilangan positif dibagi dengan bilangan positif hasilnya positif. Bilangan negatif dibagi dengan negatif hasilnya bilangan positif. Contohnya

9 : 3 = 3
(-10) : -5 = 2

Pembagian bilangan campuran yaitu bilangan negatif dibagi positif atau sebaliknya hasilnya adalah bilangan negarif. 

Contoh:

(-20) : 2 = -10
30 : (-5) = -6

Kesimpulan ;

Bilangan bulat positif dijumlahkan dengan bilangan bulat positif hasilnya bilangan bulat positif.

Bilangan bulat negatif dijumlahkan dengan bilangan bulat negatif maka hasilnya adalah bilangan bulat negatif .

Bilangan bulat positif dijumlahkan dengan bilangan bulat negatif atau sebaliknya maka hasilnya positif (+) jika bilangan terbesarnya positif dan hasilnya negatif (-) jika bilangan terbesarnya negatif (-) 

Contoh : 

25 + ( -13 ) = 12   Hasilnya positif karena bilangan terbesarnya positif.

-72 + 40  = -32  Hasilnya negatif karena bilangan terbesarnya negatif.

Operasi hitung pembagian bilangan bulat 

Maka dapat dirumuskan :

( + )  :  (+)  =  (+)

( - )  :  ( - )  = ( + )

( + )  : ( - )  = ( - )

( - )   : ( + ) = ( - )



Latihan Soal :

  1.  -26 + (-38)  = ....
  2. 45  + (-61)   = ....
  3. - 14 - (-9)     = ....
  4. 37 - ( -19)    = ....
  5.  - 28 - 16      = ....
  6.  - 12 x (-6)   = ...
  7.  - 96  :  6      = ....
  8.  Hasil dari (-81 - 75 ) ;  (- 2)  = .....
  9. Urutkan bilangan bulat berikut dari yang terkecil   -12, 8, 10, 0, -6,  9
  10. Suhu ruang dalam lemari es adalah -6 derajat celcius. Saat listrik padam suhu tersebut naik 10 derajat C. Kemudian setelah beberapa jam listrik menyala kembali suhunya turun 7derajat C. Berapa suhu ruang dalam lemari es setelah listrik menyala ?


. 


Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu A . Begini cara Kerja Sistem Pe...