Sabtu, 12 Maret 2022

SISTEM PERNAFASAN MANUSIA

 SISTEM PERNAFASAN MANUSIA


        Bernapas adalah proses menghirup udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dari paru-paru. Satu kali rangkaian menghirup dan mengembuskan napas dihitung sebagai 1 kali nafas. 
Proses ini disebut juga dengan sistem respirasi manusia.

        Sistem pernapasan manusia berfungsi untuk menyediakan asupan oksigen secara konsisten agar seluruh fungsi tubuh bekerja dengan baik.

        Sementara proses metabolisme akan memproduksi gas karbon dioksida sebagai produk limbah yang harus dibuang. Proses pembuangan karbon dioksida ini juga menjadi tanggung jawab dari sistem pernapasan.

Saluran pernapasan merupakan  bagian dari tubuh manusia yang berfungsi sebagai tempat lintasan dan tempat pertukaran udara selama proses pernafasan. 

Urutan saluran pernafasan  sebagai berikut: 

rongga hidung – faring – laring – trakea – bronkus – bronkiolus – alveolus – paru-paru.

1. Rongga hidung 

    Rongga hidung memiliki selaput lendir yang berfungsi untuk menangkap benda asing yang masuk melalui saluran pernapasan.

    Di dalam rongga hidung terdapat beberapa struktur penyusun, yakni kelenjar minyak, kelenjar keringat, rambut pendek dan tebal untuk menyaring partikel kotoran, dan konka yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. 

2. Faring 

    Faring atau tekak adalah organ sistem pernapasan yang terletak di belakang rongga hidung dan mulut. Faring tersusun dari otot lurik dengan panjang kurang lebih 4 cm. 

Faring merupakan persimpangan antara saluran pencernaan dengan saluran pernapasan. 

3. Laring

 Laring atau pangkal tenggorokan memiliki katup yang disebut epiglotis yang berfungsi mengatur jalannya makanan dan udara pernapasan agar sesuai dengan salurannya masing-masing. 

Di samping itu, pada pangkal tenggorokan terdapat pita suara yang merupakan organ penghasil suara pada manusia. 

4. Trakea 

Trakea atau batang tenggorokan adalah organ sistem pernapasan yang berupa pipa dengan panjang sekitarr 10 cm. Sebagian trakea terletak di leher dan sebagian lagi di rongga dada atau torak. 

Pada bagian dalam rongga terdapat epithel bersilia atau jaringan. Fungsi jaringan rambut pada trakea adalah untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. 

5. Bronkus 

Bronkus atau cabang tenggorokan merupakan saluran penghubung antara rongga hidung, rongga mulut, dan paru-paru. 

Bronkus terbagi menjadi dua, yakni bronkus kanan dan bronkus kiri. Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

6. Alveolus 

Alveolus adalah struktur yang berbentuk bola-bola kecil atau gelembung paru-paru yang diliputi oleh pembuluh-pembuluh darah. 

Epitel pipih yang melapisi alveoli memudahkan darah di dalam kapiler darah mengikat oksigen dari udara dalam rongga alveolus. 

7. Paru-paru 

Paru-paru terletak di rongga dada, tepat di atas sekat diafragma. 

Organ ini memiliki dua bagian, yakni paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru dibungkus oleh dua lapis selaput paru-paru atau pleura. Di bagian dalam paru-paru, terdapat gelembung halus yang merupakan perluasan permukaan paru-paru yang disebut alveolus.




                                                    Organ sistem pernapasan atas dan bawah

1. Laring (kotak suara)

Laring adalah rumah bagi pita suara Anda. Letaknya tepat di bawah persimpangan saluran faring yang membelah

 menjadi trakea dan kerongkongan.

Laring memiliki dua pita suara yang membuka saat kita bernapas dan menutup untuk memproduksi suara. 

Saat kita bernapas, udara akan mengalir melewati dua pita suara yang berimpitan sehingga menghasilkan 

getaran. Getaran inilah yang menghasilkan suara.

2. Trakea (batang tenggorokan)

Trakea adalah bagian terpadu dari jalur napas dan memiliki fungsi vital untuk mengalirkan udara dari dan menuju

 paru-paru untuk pernapasan.

Trakea atau batang tenggorokan adalah tabung berongga lebar yang menghubungkan laring (kotak suara) ke 

bronkus paru-paru. Panjangnya sekitar 10 cm dan diameternya kurang dari 2,5 cm.

Trakea memanjang dari laring hingga ke bawah tulang dada (sternum), dan kemudian membelah menjadi dua tabung

 kecil yang disebut bronkus. Setiap sisi paru-paru memiliki satu bronkus.

3. Tulang rusuk

Tulang rusuk adalah tulang yang menopang rongga dada dan melindungi organ dalam dada, seperti jantung dan

 paru-paru dari benturan atau goncangan.

Tulang rusuk akan mengembang dan mengempis mengikuti gerak paru saat mengambil dan mengeluarkan napas.

4. Paru-paru

Paru-paru adalah sepasang organ yang terletak di dalam tulang rusuk. Masing-masing paru berada di kedua sisi dada.

Peran utama paru-paru dalam sistem pernapasan adalah menampung udara beroksigen yang kita hirup dari 

hidung dan mengalirkan oksigen tersebut ke pembuluh darah untuk disebarkan ke seluruh tubuh.

5. Pleura

Paru-paru dilapisi oleh selaput tipis yang disebut pleura. Lapisan pleura bertindak sebagai pelumas yang 

memungkinkan paru-paru untuk mengembang dan mengempis dengan lancar setiap kali bernapas. 

Lapisan pleura juga memisahkan paru-paru dari dinding dada Anda.

6. Bronkiolus

Bronkiolus adalah cabang dari bronkus yang berfungsi untuk menyalurkan udara dari bronkus ke alveoli. 

Selain itu bronkiolus juga berfungsi untuk mengontrol jumlah udara yang masuk dan keluar saat proses 

bernapas berlangsung.

7. Alveoli

Alveoli atau alveolus adalah kantung-kantung kecil dalam paru yang terletak di ujung bronkiolus. 

Dalam sistem pernapasan, alveoli berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Pada alveoli juga ada kapiler pembuluh darah. Nantinya, darah akan melewati kapiler dan dibawa oleh 

pembuluh darah vena dan arteri.

Alveoli kemudian menyerap oksigen dari udara yang dibawa oleh bronkiolus dan mengalirkannya ke dalam darah. 

Setelah itu, karbon dioksida dari sel-sel tubuh mengalir bersama darah ke alveoli untuk diembuskan keluar.

8. Tabung bronkial

Pada tabung bronkial paru-paru, ada sillia berupa rambut-rambut kecil yang bergerak seperti gelombang. 

Gerakan gelombang sillia akan membawa mukus (dahak/lendir/cairan) ke atas hingga ke luar tenggorokan. 

Silia juga ada di dalam lubang hidung.

Fungsi lendir atau dahak di tabung bronkial adalah untuk mencegah debu, kuman, atau benda asing lain 

agar tidak sampai masuk ke paru-paru. Batuk juga bisa menjadi cara sistem pernapasan manusia mencegah 

benda asing masuk ke paru-paru.

9. Diafragma

Diafragma adalah dinding otot kuat yang memisahkan rongga dada dari rongga perut. Saat melakukan pernapasan 

perut, diafragma akan bergerak ke bawah dan menciptakan rongga kosong untuk menarik udara. Ini juga bisa 

membantu memperluas paru-paru.

Cara kerja sistem pernapasan manusia

Proses kerja sistem pernapasan manusia sering pula disebut sistem respirasi. Proses respirasi dimulai saat kalian mengambil udara lewat hidung dan masuk ke tenggorokan. Setelah itu, udara akan turun melewati laring dan masuk ke dalam trakea.

Di saat bersamaan kalian menarik napas, diafragma dan otot-otot di antara tulang rusuk kalian menyusut untuk menciptakan ruang kosong di dalam rongga dada. Hal ini  bertujuan agar paru-paru bisa menarik udara yang kalian hirup.

Setelah udara masuk bergerak sampai ke ujung trakea, udara akan melewati bronkus dan masuk ke kedua paru-paru. Setelah itu, udara mengalir ke bronkiolus,yang terus mengecil sampai udara sampai di ujung percabangan.

Di ujung bronkiolus ada kantung kecil udara atau alveoli. Ketika udara mencapai alveoli, oksigen masuk melalui membran ke dalam pembuluh darah kecil yang disebut kapiler. Sebaliknya, karbon dioksida dari darah di kapiler keluar dan masuk ke dalam alveoli.

Setelah oksigen dan karbon dioksida bertukar tempat di alveoli, rongga dada akan mengendurkan otot diafragma sehingga diafragma melonggar. Ini memungkinan karbon dioksida bergerak naik untuk selanjutnya dikeluarkan lewat paru-paru lalu diembuskan melalui hidung.





Jangan lupa kirim komentar ya !






Rabu, 02 Maret 2022

SISTEM PEREDARAN DARAH

 SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA


PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.

PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.

a. Peredaran darah besar.

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.


b, Peredaran darah kecil :

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.


 FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.

Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;

  • Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
  • Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
  • Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
  • Menjaga suhu tubuh,
  • Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.

 


ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.

Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.

A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.

Fungsi darah cukup  banyak diantaranya ;

  1. Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
  2. Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
  3. Berperan aktif melawan bakal penyakit,
  4. Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
  5. Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
  6. Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.

Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu  :

a. Plasma darah.
Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
  • Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
  • Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
  • Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel

b. Sel darah.
Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.


B, Jantung.
Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.


C, Pembuluh Darah.

Pembuluh darah itu gunanya untuk mengalirkan darah.  Pembuluh darah pada manusia terdiri dari 3 jenis: 1) pembuluh nadi (arteri), pembuluh darah balik (vena), dan pembuluh darah kapiler.

Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.

Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu 

  • . sistem distribusi yang terjadi pada arteri, 
  • . sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan 
  • . sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.

a, Arteri.
Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ;
– Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri
– Arteri, Percabangan dari aorta
– Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.


b, Vena.
Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ;
-Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan
-Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler
-Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.

c, Kapiler.
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.





Latihan Soal : 

1. Dari pernyataan ini, yang bukan fungsi darah adalah …. 
a. mengendalikan stabilitas suhu tubuh 
b. mengangkut bahan-bahan yang diperlukan oleh tubuh 
c. sebagai alat pertahanan tubuh untuk melawan infeksi 
d. meneruskan rangsangan dari otak.
e. mengangkut sampah sisa hasil metabolism 


2. Urutan peredaran darah besar yang benar adalah ... 
a. Jantung (bilik kiri) - seluruh tubuh - jantung ( bilik kanan kanan). 
b. Jantung(atrium kanan) - paru-paru - jantung (atrium kiri) 
c. Jantung (bilik kiri) - seluruh tubuh - jantung (serambi kanan) 
d. Jantung(atrium kiri) - paru-paru - jantung (atrium kanan) 
e. Paru-paru - jantung (atrium kanan) - seluruh tubuh


3. Di antara pembuluh darah berikut yang darahnya kaya oksigen adalah . . . 
a. Vena hati 
b. vena dari ginjal 
c. Vena paru paru. 
d. Vena dari usus 
e. Vena dari jantung 


4. Dalam sistem peredaran darah manusia dikenal adanya tiga pembuluh darah, yaitu arteri, vena, dan kapiler. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan vena adalah. . .
a. Mengangkut darah di mana kadar darah O2 tinggi 
b. Jalannya meninggalkan jantung 
c. Mengangkut darah di mana kadar darah CO2 tinggi 
d. Jalannya menuju jantung 
e. Mengangkut darah di mana kadar darah CO2 tinggi Jalannya menuju jantung. 


5. Pernyataan di bawah ini adalah fungsi sistem sirkulasi pada manusia, kecuali . . . . 
a. Mengangkut zat nutrisi ke seluru jaringan tubuh 
b. Menghantarkan rangsang ke organ organ tubuh. 
c. Mengatur suhu tubuh 
d. Mengangkut sisa sisa metabolisme ke alat pengeluaran 
e. Mengedarkan oksigen ke keseluruh jaringan tubuh 


6. Di dalam jantung terdapat beberapa katup atau sekat yang membatasi ruang ruang jantung. Katup semilunaris terdapat antara. . . 
a. Bilik kiri dengan aorta. 
b. Serambi kanan dan bilik kanan 
c. Bilik lkanan dan nadi paru paru 
d. Serambi kiri dan bilik kiri 


7. Darah yang mengandung karbondioksida terdapat pada jantung bagian.........
a. Serambi kiri 
b. Bilik kiri 
c. Serambi tengah 
d. Serambi kanan. 
e. Arteri 


8. Darah yang kaya akan oksigen terdapat pada jantung bagian .... 
a. Bilik kiri. 
b. Aorta 
c. Bilik tengah 
d. Bilik kanan 
e. Serambi kanan 


9. Darah yang mengandung CO2 paling banyak terdapat pada . . . 
a. Vena pulmonalis 
b. Ventrikel 
c. Atrium kiri 
d. Arteri pulmonalis. 
e. Arteri koroner 


10. Setelah mengalami proses pencernaan, sari makanan siap untuk diserap dan dibawa ke seluruh tubuh oleh darah. Bagian darah yang berperan dalam pengangkutan adalah …. 
a. Plasma 
b. Eritrosit. 
c. Leukosit 
d. Trombosit 
e. limfosit 





Selasa, 01 Maret 2022

EKOSISTEM

 EKOSISTEM



    Ekosistem adalah sebuah sistem ekologi yang dibentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya. Ekosistem juga dapat dimaknai sebagai tatanan kesatuan utuh dan menyeluruh yang terjadi antara unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Komponen ekosistem terdiri atas yaitu komponen biotik dan abiotik.

Komponen Biotik yaitu komponen makhluk hidup, sedangkan komponen abiotek adalah merupakan komponen ekosistem yang terdiri atas benda mati. Namun demikian komponen ini sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan sistem ekologi.

A. Komponen Biotik

1.  Produsen adalah organisme yang dapat membuat senyawa organik dari bahan anorganik untuk dijadikan sebagai makanan. Organisme yang masuk dalam kelompok produsen dapat membuat makanan untuk dirinya sendiri dan makhluk hidup lain.

Contohnya ; tumbuhan, ganggang hijau biru, bakteri, dan organisme lain yang memiliki klorofil.

2. Konsumen 

Yaitu Kelompok yang tidak dapat menghasilkan makanan sendiri dan membutuhkan peran produsen.

Contoh konsumen berdasarkan jenis makanannya, konsumen dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama, karnivora atau pemakan daging. Kedua, herbivora atau pemakan tumbuhan. Ketiga, omnivora atau pemakan segala (daging dan tumbuhan).

3. Pengurai 

Pengurai adalah organisme yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan sampah atau sisa makhluk hidup lain yang telah mati. Pengurai dapat juga berperan untuk menghubungkan konsumen dengan produsen.

Zat yang diambil konsumen dari produsen, akan dikembalikan lagi ke produsen dengan bantuan pengurai melalui proses pembusukan. Proses tersebut akan menghasilkan zat anorganik sederhana, yang diperlukan produsen untuk membuat makanan. Pengurai memiliki ciri, ukuran tubuh yang kecil.  Contohnya jamur dan bakteri.

B. Komponen Abiotik

Komponen abiotik yaitu benda-benda tidak hidup yang ada di dalam suatu ekosistem. Abiotik dalam ekosistem meliputi  tanah, air, matahari, udara, dan energi.


Ada tiga jenis ekosistem, yaitu ekositem air (akuatik), ekosisten darat, dan ekosistem buatan.

1. Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem air terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang berada di dalam air. Berikut beberapa macam ekosistem air berdasarkan jenis airnya.

a. Ekosistem Air tawar

Ekosistem air tawar memiliki suhu yang tidak panas, intensitas cahaya matahari kurang, dan dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.
Jenis tumbuhan yang hidup di ekosistem air ini adalah ganggang, tumbuhan biji, dan hewan seperti filum.

b. Ekosistem Air Laut
Ekosistem air laut memiliki kadar garam yang tinggi hingga mencapai 55% di daerah laut tropik.
Perbedaan suhu di atas dan di bawah permukaan air laut disebut termoklin.
Termoklin adalah batas antar kedua permukaan dengan suhu yang berbeda atau bahkan berlainan.

c. Ekosistem Air Muara
Ekosistem air muara merupakan tempat bersatunya air sungai dan air laut.
Air muara biasanya dibatasi oleh lempengan lumput yang luas atau rawa garam.
Ekosistem ini memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi.
Biasanya, hewan yang tinggal di ekosistem ini adalah ganggang, fitoplankton, berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan.

d. Ekosistem Pantai
Ekosistem pantai adalah tempat yang tepat untuk berbagai jenis tumbuhan yang hidup di pasir
Tumbuhan ini hidup dengan menjalar dan berdaun tebal.

e. Ekosistem Sungai

Ekosistem air sungai memiliki suhu yang dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan.

Aliran air dan gelombang di dalam air memberikan oksigen pada air.

Komponen biotik atau hewan yang hidup di ekosistem ini seperti ikan kucing, gurame, kura-kura, ular, dan buaya.


f. Ekosistem Terumbu Karang

Ekosistem terumbu karang terdiri dari coral yang berada dekat pantai.

Hewan-hewan yang hidup di ekosistem karang adalah pemakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain.

Seperti berbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang.

Adapula herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karnivora.


g. Ekosistem laut dalam

Ekosistem laut dalam memiliki kedalaman lebih dari 6.000m.

Di dalam ekosistem ini biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya.

Ada pula komponen biotik organisme autotrof seperti bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu.


h. Ekosistem lamun

Lamun atau sea grass adalah kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut.

Tumbuh‑tumbuhan ini hidup di area perairan pantai yang dangkal.

Komponen biotik ini mempunyai tunas berdaun tegak dan tangkai‑tangkai merayap untuk berkembangbiak.

Lamun dapat berbunga, berbuah dan meng­hasilkan biji.

Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat‑zat hara.


2. Ekosistem Terestrial (Darat)

Ekosistem darat terdiri dari beberapa habitat berdasarkan zona dengan temperatur dan curah hujan yang digunakan komponen biotik untuk keberlangsungan hidup.

a. Tundra

Ekosistem ini berada di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. 

b. Karst (batu gamping/gua)

Ekosistem ini memiliki tanah yang kurang subur untuk pertanian, sensitif terhadap erosi, mudah longsor, memiliki aerasi yang rendah, dan didominasi oleh pori-pori mikro. 

c. Hutan Hujan Tropis

Ekosistem ini terdapat di daerah subtropik.

Tumbuhan di ekosistem ini berdaun lebat yang membentuk kanopi dan memiliki cabang yang tinggi.

Daerah ini mendapat sinar matahari dengan variasi pancaran sinar matahari dan memiliki kelembapan tinggi.

Suhu ekosistem ini sepanjang hari sekitar 25 °C.

d. Hutan Gugur

Ekosistem hutan gugur memiliki empat musim.

Ciri-ciri ekosistem ini adalah memiliki curah hujan merata sepanjang tahun.

Ada 10-20 jenis pohon dan tumbuh tidak terlalu rapat.

e. Taiga

Ekosistem Taiga berada di belahan Bumi sebelah utara dan pegunungan daerah tropik.

Ciri-ciri ekosistem ini adalah suhu yang rendah di musim dingin.

Biasanya taiga tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya.

f. Sabana

Sabana merupakan ekosistem darah yang terdapat di daerah tropik.

Wilayah ini memiliki curah hujan 40 – 60 inci per tahun, namun temperatur dan kelembaban masih tergantung musim.

g. Padang Rumput

Ekosistem padang rumput berada di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik.

Ciri-ciri ekosistem padang rumput adalah memiliki curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun.

Pada ekosistem ini, hujan turun tidak teratur, memiliki daya peresapan air yang tinggi, dan drainase (aliran air) cepat.

3. Ekosistem Buatan

a. Bendungan

b. Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus

c. Agroekosistem berupa sawah tadah hujan

d. Sawah irigasi

e. Perkebunan sawit

f. Pemukiman seperti kota dan desa



Latihan Soal :

  1. Komponen penyusun ekosistem adalah …
    A. produsen, air, dan tanah
    B. produsen, konsumen, dan pengurai
    C. lingkungan biotik dan abiotik
    D. bioma dan biota
  2. Ekosistem merupakan …
    A. kumpulan makhluk hidup sejenis
    B. kumpulan berbagai makhluk hidup berbeda jenis
    C. satu jenis makhluk hidup
    D. kesatuan makhluk hidup dengan lingkungan
  3. Pada sebuah habitat terdapat …
    A. berbagai jenis makhluk hidup
    B. sekelompok makhluk hidup
    C. sejumlah makhluk hidup
    D. satu jenis makhluk hidup
  4. Makhluk hidup yang tidak termasuk ekosistem air tawar adalah …
    A. siput
    B. tanaman eceng gondok
    C. ikan pari
    D. ikan lele
  5. Makhluk hidup yang tidak termasuk ekosistem hutan adalah …
    A. harimau
    B. ular
    C. padi
    D. pohon jati
  6. Dalam sebuah populasi terdapat …
    A. beraneka ragam tumbuhan
    B. berbagai jenis makhluk hidup
    C. makhluk hidup sejenis
    D. hewan sejenis
  7. Padi, tikus, siput, ular dan air termasuk ke dalam ekosistem …
    A. ladang
    B. sawah
    C. hutan
    D. sungai
  8. Musnahnya burung dalam suatu ekosistem, akan meningkatkan populasi …
    A. padi
    B. ayam
    C. elang
    D. serangga
  9. Berkembangnya populasi ular pada suatu ekosistem disebabkan oleh …
    A. masyarakat tidak menanam padi
    B. tersedianya tempat yang aman bagi ular
    C. berkurangnya populasi elang sebagai pemangsa
    D. cadangan makanan ular cukup
  10. Gajah banyak diburu manusia untuk diambil …
    A. gadingnya
    B. dagingnya
    C. belalainya
    D. kulitnya
  11. Perburuan liar dapat mengakibatkan …
    A. terjaganya keanekaragaman hayati
    B. punahnya makhluk hidup yang diburu
    C. terjaganya keseimbangan lingkungan
    D. lestarinya makhluk hidup
  12. Penyebab kelangkaan makhluk hidup akibat perbuatan manusia adalah …
    A. banjir
    B. pembukaan perkebunan
    C. kemarau panjang
    D. gempa bumi
  13. Banjir dapat disebabkan oleh …
    A. pengerukan sungai yang sudah dangkal
    B. penghijauan
    C. pembuangan sampah pada tempatnya
    D. penebangan secara besar-besaran
  14. Di lingkungan, masih banyak masyarakat yang membuang sisa detergen cuci ke sungai, hal ini menyebabkan insang ikan akan bergerak secara …
    A. tidak menggerakannya
    B. norma
    C. lebih cepat
    D. lebih lambat
  15. Penangkapan ikan di laut dengan menggunakan bahan peledak dapat menimbulkan rusaknya …
    A. pesisir pantai
    B. terumbu karang
    C. tanaman pantai
    D. air laut


Sumber :

Tribunnews.com dengan judul Materi Sekolah: Pengertian Ekosistem, Komponen Ekosistem, dan Jenis Ekosistem, https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/09/17/materi-sekolah-pengertian-ekosistem-komponen-ekosistem-dan-jenis-ekosistem?page=4.

Penulis: Yunita Rahmayanti



Senin, 28 Februari 2022

Titik Koordinat

 TITIK KOORDINAT

Pengertian 

    Titik koordinat adalah gabungan dari koordinat x dan y dan dilambangkan dengan (x,y). Dilansir dari Cuemath, koordinat x suatu titik adalah jarak tegak lurus dari sumbu y dan koordinat y suatu titik adalah jarak tegak lurusnya dari sumbu x.

Sistem Koordinat Kartesius

    Sistem koordinat kartesius digunakan untuk menentukan posisi atau letak dari sebuah titik pada suatu bidang datar. Posisi titik tersebut ditentukan oleh dua buah garis yang ditarik secara vertikal (tegak lurus) dan horizontal (mendatar) yang berpusat pada sebuah titik pusat koordinat (0) dan merupakan perpotongan antara keduanya.

    Garis horizontal pada bidang kartesius disebut sebagai sumbu x (absis), sedangkan garis vertikal dinamakan sumbu y (ordinat). Sumbu x yang berada di kanan titik 0 bernilai positif (x positif), sedangkan sumbu x yang berada di kiri titik 0 bernilai negatif (x negatif).

    Sementara itu, sumbu y yang berada di atas titik 0 bernilai posisit (y positif) dan sumbu y yang berada di bawah titik 0 bernilai negatif (y negatif). Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut ini:


Sistem Koordinat Kartesius

Penjelasan dari gambar di atas adalah sebagai berikut:

  • Sumbu x merupakan sumbu mendatar yang disebut absis
  • Sumbu y merupakan sumbu tegak lurus yang disebut ordinat
  • Titik 0 merupakan titik pusat koordinat atau titik awal
  • Kuadran I merupakan tempat x negatif dan y positif (-x, y)
  • Kuadran II merupakan tempat x posisif dan y posisif (x, y)
  • Kuadran III merupakan tempat x negatif dan y negatif (-x, -y)
  • Kuadran IV merupakan tempat x positif dan y negatif (x, -y)
Cara Membaca Titik Koordinat Kartesius


    Bidang koordinat tersebut adalah sebagai bidang koordinat kartesius yang digunakan untuk membaca posisi atau letak dari suatu titik yang dinyatakan dalam pasangan angka pada sumbu x dan sumbu y.

  • Mulailah membaca dari pusat koordinat (titik 0)
  • Kemudian perhatikan angka yang ada pada sumbu x
  • Setelah itu barulah melihat angka yang ada pada sumbu y
  • Menuliskan pasangan angka dengan (x,y)

Sebagai contoh, dari gambar di atas kita dapat membaca pasangan angka untuk titik A, B, C, dan D sebagai berikut:

Letak koordinat titik A = A (-3,5)
Letak koordinat titik B = B (3,1)
Letak koordinat titik C = C (4,-4)
Letak koordinat titik D = D (-4,-2)



Latihan Soal :

1. Tentukan posisi atau letak titik koordinat pada bidang kartesius titik-titik koordinat di bawah ini dan sebutkan pola bangun apakah yang terbentuk!
Koordinat titik P (-4,2)
Koordinat titik Q (5,2)
Koordinat titik R (3,-3)
Koordinat titik S (-6,-3)

Perhatikan gambar berikut !


 2. Pilihan Koordinat titik A adalah ....

a. (6,-2)   

b. (6,3)    

c. (3,6)  

d. (-3,6)


3.  Pilihan Koordinat titik C adalah .....

a. (2,5)   

b. (5,2)    

c. (-2,-5)  

d. (-5,-2)


4. Pilihan Kooordinat titik F yaitu ....

a. (-4,-5)   

b. (4,-5)    

c. (2,-6)  

d. (-3,1)


5. Titik yang terletak pada koordinat (2,-6) ialah ....

a.Titik A   

b. Titik B    

c. Titik D  

d. Titik E


6. Titik yang terletak pada koordinat (-3,1) yaitu ....

a. Titik F   

b. Titik E    

c. Titik G  

d. Titik H


7. Titik yang terletak pada garis X = 5 yaitu ....

a. Titik A dan B  

b. Titik C dan D  

c. Titik E dan F 

d. Titik G dan H


8. Titik yang terletak pada garis Y = 3 yaitu ....

a. Titik A dan H  

b. B dan C    

c. B dan H  

d. F dan B


9 . Titik A dan titik G sama-sama menempati ....

a. Y = 4   

b. X = 3    

c. Y = -3  

d. X = -3

10.  Titik D terletak pada titik koordinat ....



Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu

Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu A . Begini cara Kerja Sistem Pe...